Ismed Sofyan Ajak the Jakmania Ramai-Ramai Donor Darah

Manejemen Persija bersama pemain dan perwakilan suporter the Jakmania melakukan aksi sosia donor darah, Sabtu (16/1/2021) di Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta.

PMI Jakarta sendiri setiap harinya setidaknya harus menyiapkan seribu kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Terlebih selama pandemi Covid-19, PMI sempat kekurangan stok darah.

Namun kini stok darah secara perlahan bisa kembali terpenuhi setelah adanya aksi donor darah yang dilakukan sejumlah kelompok masyarakat.

Salah satunya yang digagas oleh Persija Old Star yang juga turut mengundang keluarga besar Persija Jakarta, seperti manajemen, pelatih, maupun pemain.

Selain ketiga elemen itu, keberadaan Jakmania juga dilibatkan. Apalagi partisipasi dari Jakmania diharapkan bisa memenuhi kebutuhan darah di DKI Jakarta.

Ismed Sofyan, salah satu pemain senior yang ikut serta dalam aksi sosial ini, berharap dengan kegiatan tersebut, masyarakat Jakarta, khususnya Jakmania, bisa ikut serta mendonorkan darahnya di kemudian hari.

Terlebih dengan banyaknya masyarakat Jakarta yang ikut tentunya ketersedian stok darah di Jakarta akan tetap aman.

“Kegiatan ini pastinya sangat positif. Maka dari itu saya juga menghimbau kepada masyarakat Jakarta, khususnya Jakmania, bisa ikut donor darah. Selain bisa membantu penyediaan stok darah, kegiatan ini juga bagus untuk kesehatan,” ujar Ismed.

Kegiatan sosial yang dilakukan Persija disambut positif oleh Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi.

Rustam mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Persija dan Jakmania. Tentunya dengan terselenggaranya acara ini pendonor darah juga jadi semakin banyak, khususnya di kalangan olahragawan maupun suporter sepak bola.

“Setiap harinya Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta setiap harinya setidaknya harus menyiapkan 1.000 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Rustam.

“Selama pandemi ini, PMI sempat kekurangan stok darah. Dengan ikut sertanya Persija maupun Jakmania tentu bisa menarik lebih banyak minat orang-orang untuk ikut serta mendonorkan darahnya.”