Soal Dukungan Ke Persipura, Freeport Belum Bisa Berkomentar

Klub Persipura Jayapura kabarnya telah mengajukan proposal kerjasama kepada PT Freeport Indonesia untuk mendukung kiprah mereka di ajang AFC Cup 2021. PT Freeport bersama Bank Papua merupakan sponsor utama tim Mutiara Hitam di kompetisi Liga 1 dalam beberapa musim terakhir.

Saat dimintai konfirmasi oleh awak Jubi, manajemen PT Freeport Indonesia masih belum mau berkomentar terkait hal itu.”Kami belum bisa memberikan komentar soal itu sekarang,” ujar Riza Pratama, Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia, Sabtu (9/1/21) malam.

Beberapa hari sebelumnya, manajemen Persipura Jayapura melalui Ketua Umum, Benhur Tomi Mano mengungkapkan, pihaknya sudah mengajukan surat permohonan kerjasama kepada Presiden Direktur PT Freeport Indonesia untuk mensponsori Persipura dalam keikutsertaan mereka di pentas sepakbola Asia, AFC Cup.

“Saya sudah mengajukan proposal sponsorhip kepada presiden direktur PT Freeport yang kami harapkan untuk menjadi sponsor utama bagi klub Persipura dalam keikutsertaan di AFC Cup,” ujar Benhur.

Orang nomor satu di Kota Jayapura ini menaruh harapan besar pada perusahaan tambang terkemuka di dunia itu, agar memberi dukungannya kepada klub sepakbola kebanggaan masyarakat Papua.

Pasalnya, sampai saat ini, Persipura sendiri masih belum mendapatkan kepastian dari Bank Papua.

“Kami harapkan PT Freeport bisa membantu kami Persipura, klub sepakbola milik orang papua sebagai satu-satunya sponsor utama kita untuk tampil di AFC Cup. Kita sudah bersurat ke sana (PT Freeport),” ungkapnya.

PT Freeport sendiri diketahui telah menyuntikkan dana segar senilai Rp 15 miliar untuk Persipura di dua musim Liga 1 sekaligus yakni Rp 7,5 miliar di musim 2019 dan Rp 7,5 miliar di kompetisi Liga 1 2020.

Sebelumnya, manajemen Persipura berapa hari yang lalu telah membuat heboh jagad sepakbola Indonesia dan juga publik pecinta Persipura, setelah memutuskan untuk membekukan seluruh aktivitas tim mereka karena kesulitan finansial.

Keputusan ini diambil oleh manajemen Persipura lantaran Bank Papua belum bisa mencairkan dana sisa sponsorship senilai Rp 5 miliar karena mandeknya kompetisi Liga 1 2020.

“Kami putuskan Persipura Jayapura hentikan seluruh aktivitas, situasi finansial semakin sulit bagi kami untuk terus membayar gaji pemain, pelatih dan seluruh oficial. Kami sangat sayangkan situasi ini, padahal kita punya kesempatan untuk berlaga di AFC Cup 2021, karena tidak mungkin kita paksakan tim berjalan tanpa membayar gaji pemain, pelatih dan ofisial,” kata Benhur, berapa waktu lalu.(Jubi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.