Potensi Besar Bek Sayap Garuda Select Asal Papua

Pemain muda asal Papua, Daniel Naa, yang mengawal sisi pertahanan Garuda Select mendapatkan pujian berkaca dari laga kontra Port Vale U-18.

Daniel tampil sejak menit pertama dan bermain selama 70 menit sebelum diganti. Performanya mendapatkan evaluasi tersendiri dari Asisten Pelatih, Danny Holmes.

Bek sayap kanan Bhayangkara FC U-16 itu tampil agresif menghadapi pemain Port Vale U-18 yang unggul secara fisik. Meski masih banyak kekurangan, Daniel diacungi jempol untuk kondisi fisik dan kemampuan memotong umpan lawan.

“Daniel selalu bermain agresif, bertarung dengan ngotot, dan punya kemauan untuk bisa merebut bola dari lawan, tapi seperti yang saya bilang tadi, itu justru bisa menjadi kelemahan,” kata Holmes dikutip dari laman resmi Garuda Select.

“Yang akan coba diajarkan adalah ia harus belajar kapan merebut bola dengan agresif atau tidak. Dengan kemampuan fisik yang ia punya, kemampuannya akan meningkat 100% apabila ia bisa banyak belajar,” lanjutnya.

Holmes ingin Daniel lebih tenang sebelum memutuskan melakukan tekel. Bila dia berhasil melakukannya maka perannya akan krusial dalam tim asuhan Dennis Wise dan Des Walker.

“Kelebihan Daniel adalah kemampuannya untuk memotong bola. Ini ia perlihatkan beberapa kali di pertandingan kemarin dimana ia punya kemampuan bertahan yang baik dan memotong bola yang mengarah ke pemain lawan.”

“Saat melawan Port Vale U-18 ia juga sempat membuat tekel hebat dan sempat ada momen Daniel bermain tenang dan mengirim umpan ke pemain tengah yang menjadi awal dari serangan tim. Saya ingin lebih banyak melihat hal seperti ini dari Daniel,” kata Holmes.