Ada Debutan, Depok Bakal diwakili 4 Klub di Liga 3 2021

Termasuk salah satu klub debutan, berikut empat tim asal Depok yang bakal berkompetisi di Liga 3 Indonesia tahun 2021 mendatang. Siapa sajakah mereka?

Sepanjang tahun 2020, kompetisi Liga Indonesia memang seolah mati suri lantaran kondisi Tanah Air yang terkena dampak pandemi Covid-19 sejak awal tahun.

Tercatat mulai Maret 2020 silam, seluruh aktivitas sepak bola Tanah Air mulai dari Liga 1 hingga Liga 3 mengalami penundaan, dan baru bisa kembali bergulir pada tahun depan.

“Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1,2,dan 3 pada tahun 2020 ini. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal 2021 mendatang,” kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi dalam rilis PSSI beberapa waktu lalu.

Meski liga terhenti, namun beberapa klub terlihat masih sangat sigap dalam mempersiapkan diri untuk menyongsong musim kompetisi baru.

Termasuk para kontestan kasta ketiga (Liga 3), yang justru kian gencar melakukan perbaikan ataupun pembaruan skuad mereka. Bahkan, banyak tim debutan yang muncul untuk menyemarakkan gelaran Liga 3 nanti.

Depok jadi salah satu wilayah yang cukup banyak menghadirkan kejutan di kancah persepakbolaan Tanah Air dalam beberapa waktu terakhir. Tepatnya, saat kemunculan tim RB Depok yang sempat dianggap sebagai tim afiliasi dari raksasa Liga Jerman, RB Leipzig lantaran kemiripan logo dan penyematan nama.

Namun seiring berjalannya waktu, RB Depok yang belum terdaftar di Askot Depok inipun mengklarifikasi jika mereka tak ada hubungan dengan RB Leipzig, dan belakangan mengubah namanya menjadi Red Ball Depok.

Hadirnya Red Ball Depok pun semakin menambah ketat persaingan para klub di Depok, meski sampai saat ini tim berlogo banteng tersebut belum jelas status legalitasnya.

Selain RB Depok, sejatinya sudah ada empat klub resmi asal Depok yang dipastikan bakal bertanding di Liga 3 tahun depan. Lantas tim mana sajakah itu, lebih lengkapnya berikut INDOSPORT coba merangkum serta mengulas.

Persikad 1999
Klub pertama asal Depok yang bakal main di Liga 3 adalah Persikad 1999. Kesebelasan ini muncul pada tahun 2019 lalu, setelah mengakuisisi klub Mars Gelatik FC dari Purwakarta.

Klub berjuluk Serigala Margonda tersebut lahir atas keprihatinan supporter kota Depok, setelah klub kebanggaan mereka Persikad era Perserikatan justru diakuisisi ke kota lain dan berganti nama.

Sebagai tim yang masih terhitung baru, Persikad 1999 pun saat ini harus berjibaku di kasta terbawah yakni Liga 3 Indonesia.

Persipu

Selanjutnya ada Persipu FC. Klub yang juga terhitung baru di sepak bola Indonesia. Klub yang didirikan Andrew Baskoro itu tercatat baru pada tahun 2017 lalu menjadi anggota PSSI.

Lahir juga dari keprihatinan setelah hilangnya klub sepak bola asal Depok, Persipu FC kini memiliki dua tim sekaligus yakni tim senior dan tim u-18.

Meski musim ini kompetisi Liga 3 tengah vakum, namun Persipu justru rajin menggelar laga uji coba sebagai bentuk keseriusan menjaga kondisi pemainnya sembari menunggu kejelasan soal musim baru.

Memasuki Desember, Persipu FC sudah dua kali melakoni pertandingan uji coba. Yang terbaru adalah partai bercita rasa kompetitif melawan sesama klub Liga 3 asal Banten, Bilal FC (kemenangan 1-0), di Stadion Gagak Hitam Kodam Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (12/12/20).

Depok City FC
Depok City FC merupakan salah satu klub baru di Depok, dan resmi menancapkan eksistensinya di jagat sepak bola nasional dengan menjadi anggota Askot PSSI setempat pada 18 November silam.

Usut punya usut, Depok City FC menjadi bagian Askot PSSI setelah mengakuisisi salah satu peserta Liga 3 anggota Asprov PSSI Bogor, Persebam, yang diketahui mengalami kesulitan finansial selama pandemi virus corona melanda Tanah Air.

Kemunculan Depok City FC menjelang tutup tahun 2020 cukup mengejutkan lantaran sebelumnya jagat sepak bola nasional sempat dihebohkan dengan sensasi yang dilakukan oleh RB Depok.

Depok United
Klub terakhir adalah Depok United, tim yang saat ini dimiliki oleh Pemerintah kota Depok. Bahkan, sang Walikota juga sempat langsung turun sebagai manajer klub berjuluk Singa Margonda tersebut.

Pada gelaran Liga 3 Jawa Barat musim 2019 lalu, penampilan Depok United terbilang kurang maksimal. Tercatat, klub yang bermarkas di Stadion Mahakam ini cuma menempati peringkat keenam Grup C dan gagal melangkah ke Babak Regional Liga 3 2019.