Menpora dan PSSI Terus Matangkan Persiapan Piala Dunia U-20 2021

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama PSSI terus mematangkan persiapan Piala Dunia U-20 2021 yang bakal bergulir 20 Mei-12 Juni 2021 di Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali bersama Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto serta Pelaksana Tugas Sekjen PSSI, Yunus Nusi terus melakukan inspeksi lapangan yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20 2021.

Menpora dan PSSI akhir-akhir ini disibukkan dengan memantau langsung renovasi venue-venue Piala Dunia U-20 2021.

Kali ini, inspeksi lapangan Sidolig dan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jawa Barat, dilakukan Menpora dan PSSI pada Sabtu (28/11/2020).

Dalam inspeksi lapangan tersebut, Direktorat Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto mendampingi dan menjelaskan semua progres yang telah dikerjakan.

Dalam renovasi kali ini, semua permintaan dari PSSI telah dilakukan dengan baik dan tak ada kekurangan karena semua dilakukan sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan.

Pemantauan kesiapan dari stadion yang akan digunakan sebagai venue utama untuk cluster Bandung ini dimulai dari tribun VVIP, Media dan lapangan pertandingan.

Namun, saat ditanya terkait berapa persen kesiapan lapangan yang bakal digunakan sebagai venue Piala Dunia tersebut, Waketum PSSI belum bisa berbicara banyak.

“Jika berbicara tentang presentasi persiapan Piala Dunia tahun depan sudah berapa persen, berarti menyangkut kesiapan prasarana secara fisik. Yang bisa mengukur itu dari kementerian PUPR. Khusus cluster Bandung, ada satu venue utama dan empat lapangan latihan,” kata Iwan Budianto sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman PSSI.

Hanya saja ia bisa memastikan bahwa lapangan latihan hingga venue utama yang telah disiapkan sudah bagus.

Selain itu PSSI juga memastikan bahwa persyaratan yang ada dari FIFA telah disiapkan dengan baik.

“Tiga lapangan latihan dibawah pengelolaan kementerian PUPR, satu lapangan dan venue utama oleh pemerintah kabupaten Bandung melalui bapak Bupati,” ujar Iwan.

“Kami PSSI sebagai delegasi teknis, yakni menyampaikan kebutuhan dan persyaratan yang diminta oleh FIFA, untuk kemudian dikomunikasikan ke Kemenpora dan PUPR,” ucapnya.

Sementara itu dari Menpora pun mengapresiasi semua pihak yang terus saling bergandengan tangan demi kesuksesan Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

Dengan ini pun, Zainudin Amali berharap agar semua pihak dan seluruh masyarakat Indonesia akn selalu mendukung dalam persiapan Piala Dunia U-20 2021 ini.

“Semoga apa yang dilakukan ini akan menjadi tambahan semangat bagi seluruh stakeholder olahraga dimanapun berada. Bukan hanya urusan sepakbola, tapi sarana dan prasarana olahraga pun kami berkoordinasi dengan kementerian PUPR,” tutur Zainudin.

“Saya berharap masyarakat semua untuk mendukung seluruh yang ada, menyangkut aktivitas pembangunan lapangan. Kalau lapangan dan prasaean tersedia, kegiatan olahraga di tanah air akan semakin semarak,” ujarnya.