Jadwal 2021 Padat, AFF Tunda Kejuaraan Antarklub ASEAN

Federasi sepakbola Asia Tenggara memutuskan untuk kembali menunda pagelaran perdana kejuaraan antarklub ASEAN (ACC) ke 2022 akibat padatnya jadwal turnamen yang melibatkan tim nasional pada tahun depan.

ACC merupakan produk baru AFF yang rencananya akan digulirkan April tahun ini. Hanya saja, merebaknya kasus COVID-19 kala itu memaksa AFF menunda perhelatan tersebut ke tahun depan.

Namun penundaan kejuaraan sepakbola tidak hanya menimpa ACC saja, melainkan sejumlah agenda olahraga paling populer di dunia itu. FIFA bersama konfederasi sepakbola Asia (AFC) juga terpaksa memundurkan pelaksanaan kualifikasi Piala Dunia 2022 sekaligus penyisihan Piala Asia 2023.

Bukan itu saja, Piala AFF yang awalnya akan digelar pada akhir tahun ini juga mengalami penundaan. Situasi tersebut membuat agenda turnamen menjadi padat sepanjang 2021. Belum lagi pelaksanaan Liga Champions Asia (LCA) dan Piala AFC yang melibatkan klub.

Bahkan beberapa negara juga tidak bisa menuntaskan kompetisi domestik mereka pada tahun ini, dan menundanya ke 2021, termasuk yang dialami Liga 1. Situasi ini menjadi dasar AFF mengambil kebijakan menunda ACC.

“Beberapa negara mempunyai masalah tambahan kompetisi domestik mereka yang bisa memberikan pengaruh,” jelas presiden AFF Khiev Sameth dilansir laman resmi organsiasi sepakbola negara ASEAN ini.

“Dengan situasi seperti ini, serta belum adanya kepastian terkait waktu penyelenggaraan kompetisi di 2021, kami bersama sponsor memutuskan untuk menunda peluncuran ACC ke 2022.”

“ACC merupakan pilar utama strategi pembangunan regional kami. Kami telah sepakat memundurkan jadwal ke 2022 adalah keputusan yang tepat pada saat seperti sekarang. Kita tahu 2021 akan menjadi musim yang padat, dan itu tidak menguntungkan bagi event ini maupun anggota kami.”

Kendati turnamen mengalami penundaan, AFF tidak akan mengubah rencana mereka memperkenalkan logo dan trofi ACC. Perkembangan lebih lanjut mengenai ajang ini akan diumumkan dalam waktu dekat.

AFF meyakini ACC bakal menjadi kompetisi yang menarik, karena menampilkan 12 klub terbaik. ACC menjanjikan uang tampil bagi tiap klub, dan juara turnamen bakal mendapatkan USD$500 ribu.

Indonesia mendapat jatah dua klub di ajang ini. PSSI telah memberikan tiket tersebut kepada Bali United dan Persebaya Surabaya yang merupakan dua tim teratas klasemen Liga 1 2019.