Wali Kota Malang Janji Kawal Upaya Penyelesaian Dualisme di Tubuh Arema

Wali Kota Malang, Sutiaji berjanji untuk terus mengawal upaya penyelesaian dualisme di tubuh Arema sesuai tuntutan yang disuarakan sebagian Aremania melalui gerakan aksi Make Malang Grate Again (MMGA).

Sutiaji sebelumnya memang menyanggupi sendiri untuk mengawal permasalahan tersebut. Meski upaya mewujudkan mediasi belum bisa tercapai dalam kurun waktu satu pekan ini, sejak aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Malang, Senin (16/11/20) lalu.

“Sebagaimana komitmen kami, dan permintaan teman-teman Aremania yang ingin tahu bagaimana Yayasan Arema,” ucap Sutiaji melalui postingan akun Instagram resminya, Rabu (25/11/20).

“Dan sebagai tugas kami, bagaimana (mengusut kejelasan status) yayasan Arema ini,” sambung dia.

Pihaknya juga sudah melakukan langkah nyata atas komitmen tersebut, dengan mengecek keabsahan status Yayasan Arema, yang diketuai oleh Muhammad Nur. Namun, status badan hukum awal klub Arema itu sudah non aktif pada data Kemenkumham.

“Sedangkan hal-hal lainnya (terutama tuntutan mediasi), perlu untuk dibicarakan lagi nanti,” pengganti Mochammad Anton itu menandaskan.

Sehingga, situasi ini menyebabkan upaya menyelesaikan dualisme berakhir buntu. Lantaran Aremania melalui MMGA, menuntut terwujudnya mediasi dengan para pengisi organ Yayasan Arema sebagai langkah awal.