Laga Persija vs PSM di GBK Paling Berkesan Bagi Ryuji Utomo

Walau baru berkarier selama enam tahun dalam pentas profesional, Ryuji Utomo, bek Persija Jakarta, telah mencoba tiga kompetisi berbeda.

Selain kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia, Ryuji juga pernah merasakan atmosfer kompetisi Bahrain, dan kasta kedua sepak bola Thailand.

Dari tiga kompetisi berbeda itu, membela Persija menjadi masa terpanjangnya. Setidaknya terhitung sudah tiga musim ia membela panji-panji ibu kota.

Selama itu, banyak pertandingan spesial dan berkesan yang ia rasakan. Membela Macan Kemayoran, sebutan Persija, dianggap yang paling berkesan.

Adapun musim 2020 ini, di mana kompetisi baru berlangsung tiga pekan, adalah musim ketiga pemain berambut gondrong tersebut membela Persija.

Ryuji bergabung dengan Persija pada 2017 sepulang dari Bahrain. Semusim di Jakarta, Ryuji dipinjamkan ke klub Thailang, PTT Rayong.

Masa peminjaman semusi selesai, Ryuji kembali ke Persija. Baginya, membela klub yang ia cita-citakan ini adalah sebuah kebanggaan.

Mengenai laga paling berkesan, Ryuji mengatakan, seluruh laga yang ia jalani bersama Persija punya kesan dan sulit untuk dilupakan.

“Seluruh pertandingan yang saya jalani bersama Persija pastinya berkesan sekali karena setiap pertandingan itu tidak bakal terulang lagi dalam hidup saya,” katanya.

“Jadi saya sangat sangat menikmati setiap pertandingan tersebut dan pastinya selalu diingat karena masuk ke memori saya,” Ryuji menambahkan.

Meski begitu, ada satu pertandingan yang menurut pengguna nomor punggung 4 ini spesial dan itu terlalu sulit dan sayang untuk dilupakannya.

Pertandingan yang dimaksud adalah final leg pertama Piala Indonesia 2018-2019 melawan PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dalam laga tersebut Ryuji melesakkan satu gol pada menit ke-87. Spesialnya, gol ini membuat Persija unggul dari sang tamunya tersebut.

Mendapat bola liar hasil sepak pojok Riko Simanjuntak, Ryuji melepaskan tendangan kaki kanan nan keras sehingga tak mampu dihentikan kiper Hilmansyah.

Gol tersebut makin spesial karena Ryuji masuk sebagai pemain pengganti Persija, dari Maman Abdurrahman pada babak kedua.

“Alhamdulillah saat itu bisa memberikan kontribusi dengan mencetak gol, tapi yang luar biasa yakni gemuruh dari Jakmania yang waktu itu stadion juga penuh,”katanya.