Diego Maradona Abadi di Punggung Esteban Vizcarra

Kepergian Diego Maradona meninggalkan duka yang mendalam bagi gelandang Persib Bandung, Esteban Vizcarra. Si Tangan Tuhan abadi di punggung pemain 34 tahun itu.

Maradona meninggal, Rabu (25/11/2020) malam WIB. Dia mengalami henti jantung, hingga tutup usia di umur 60 tahun.

Bagi Esteban, Maradona merupakan inspirasinya dalam mengejar mimpi menjadi pesepakbola profesional.

“Saya kaget dan merasa kehilangan, satu legenda sepakbola dunia. Apalagi untuk orang Argentina, dia sangat spesial, dia yang pertama membuat sepakbola Argentina terkenal sampai sekarang,” ujar Vizcarra saat dihubungi wartawan, Kamis (26/11).

Kecintaan Esteban pada idolanya itu, dibuktikan dengan sebuah tato di punggung sebelah kiri. Tato tersebut menggambarkan seorang pesepakbola bernomor punggung 10, dengan seragam garis-garis khas Argentina.

“Semua orang tahu Argetina (karena) Maradona, dimana-mana terkenal gara-gara dia. Semua (orang) Argentina sedih dan (seluruh) dunia,” kata Vizcarra.

Kepergian Maradona menjadi pukulan untuk negara Argentina. Maradona sempat berhasil mengantarkan Albiceleste meraih trofi Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap Diego Maradona, pemerintah Argentina menetapkan tiga hari berkabung nasional. Presiden Argentina Alberto Fernandez bahkan langsung mengunggah foto bersama Maradona.

“Kamu membawa kami ke tempat tertinggi di dunia. Kamu membuat kami luar biasa bahagia. Kamu adalah yang terbaik dari semua. Terima kasih telah hadir, Diego. Kami akan merindukanmu di sisa hidup kami,” tulis Presiden Argentina.

Klub Liga Italia, Napoli, juga terpukul dengan kepergian Maradona. Partenopei berhasil dibawa Maradona berkibar di Eropa setelah dua kali merajai Liga Italia dan sekali juara Piala UEFA.