Baru Gabung Madura United Bruno Lopes Langsung Pindah Ke Klub Brazil

Kompetisi Indonesia yang tidak jelas kembali membuat pemain asing memilih untuk hengkang. Padahal, pemain tersebut belum mencatatkan penampilan sama sekali untuk klub barunya di Liga 1.

Pemain yang dimaksud adalah striker asal Brasil, Bruno Lopes, yang bergabung dengan Madura United beberapa waktu lalu. Bruno didatangkan untuk menambal kepergian sederet pemain depan Laskar Sapeh Kerrab.

Tadinya Bruno dipersiapkan jika memang kompetisi dimulai kembali Oktober atau November 2020. Namun nyatanya kompetisi gagal dilaksanakan, alih-alih malah ditunda hingga tahun depan, rencananya pada Februari.

Bruno pun diumumkan sebagai rekrutan baru klub Brasil, Parana Clube. Klub tersebut mengumumkan perekrutan Bruno melalui akun Instagram resmi mereka beberapa hari lalu, bahwa Bruno diharapkan bisa memberikan kekuatan dari sisi pengalaman.

“Bruno Lopes di posisi striker merupakan rekrutan untuk musim ini. Pemain berusia 34 tahun ini tiba di klub untuk memberikan pengalamannya,” tulis Paran sambil mengunggah foto Bruno mengenakan kostum mereka.

Sebelumnya Bruno sudah tiba di Indonesia dan diresmikan sebagai penggawa Madura United. Ia sudah tampil pada beberapa laga uji coba, dan cukup cepat untuk bisa nyetel dengan skuad arahan pelatih Rahmad Darmawan.

Dengan demikian lini depan Madura United kembali kering setelah mereka kehilangan Greg Nwokolo, Emmanuel Otti, hingga Alberto Goncalves. Bruno Matos yang berpaspor Brasil juga mungkin saja hengkang dari klub asal Pulau Garam.

Kejadian seperti ini sudah terjadi pada beberap klub, di mana mereka kehilangan pemain asing mereka lantaran kompetisi tidak dijalankan di Indonesia dengan alasan awal pandemi virus corona yang belum terkendali di sini.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum mau memberikan izin kompetisi dengan alasan Covid-19, dan tidak hanya itu, karena mereka juga turut mempertimbangnkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar Desember.

Mungkin akan ada beberapa nama lainnya yang memilih pergi meninggalkan sepakbola Indonesia yang tidak jelas, sebagaimana pemain lokal pun sudah mulai dilirik oleh klub-klub Asia Tenggara lain, yang kompetisinya bisa dijalankan.