Empat Tim Asing Incar Bintang Persija Jakarta Marc Klok

Ketidakpastian kompetisi Liga 1 membuat para pemain Indonesia mencari cara untuk bisa tetap berkompetisi dengan membela klub luar negeri. Belakangan beberapa nama sudah dikaitkan dengan kepindahan ke negara tetangga.

Goal Indonesia dapat mengonfirmasi bahwa gelandang milik Persija Jakarta, Marc Klok, telah mendapat perhatian dari empat klub luar negeri. Yang seluruhnya merupakan klub yang bermain di kompetisi Malaysia.

Sumber terpercaya menyebut empat klub tersebut menaruh minat kepada Klok karena kini sudah memegang paspor Indonesia setelah proses naturalisasinya rampung pada bulan ini. Beberapa negara memang menyediakan kuota khusus untuk pemain asing dari Asia Tenggara.

Klok sendiri masih terikat kontrak dengan Persija dengan durasi empat tahun. Jika memang Klok berpindah dari tim ibu kota, maka proses yang paling mungkin dijalankan adalah dengan status peminjaman, dan Persija tidak keberatan.

Empat klub yang menaruh minat kepada klub antara lain Kedah FA, Perak FA, Terengganu FC, dan Selangor FA. Nama terakhir kini lebih memilih untuk fokus memperpanjang pemain lamanya, meski sempat menyatakan minat kepada Klok.

Pihak Selangor mengonfirmasi bahwa mereka lebih memilih untuk mempertahankan Safuwan Baharudin, yang sama-sama memiliki paspor negara Asia Tenggara. Bek 29 tahun asal Singapura itu sudah sepakat untuk melanjutkan musim keduanya bersama The Red Giants.

Sebelumnya, beberapa pemain Indonesia yang dihubungkan dengan kepindahan ke Malaysia antara lain Rezaldi Hehanussa, Hansamu Yama, hingga rekan satu tim Klok di Persija, Evan Dimas, yang sempat diminati oleh Terengganu.

Sayangnya Terengganu memilih mundur dari perburuan mendapatkan Evan karena gelandang timnas Indonesia itu dinilai punya banderol yang kemahalan, dan tidak sesuai dengan bujet Terengganu untuk kuota pemain Asia Tenggara.

Selain menyasar nama-nama lokal Indonesia dari kompetisi Liga 1, Terengganu juga berhasrat mendaratkan striker asing Persebaya Surabaya, David da Silva. Pemain asal Brasil itu sebenarnya sudah berkomitmen dengan Green Force, namun Liga 1 belum juga jelas.

Liga Super Malaysia akan dimulai tahun depan. Meski demikian, kompetisi di sana juga dilanda kesulitan terkait sponsor, makanya para klub tidak bisa jor-joran dalam memberikan gaji kepada pemain.