Sikap Indisipliner Serdy Ephy dan Yudha Febrian di Timnas Indonesia U-19: Ketahuan Pulang Jelang Subuh karena CCTV

Kelakuan Serdy Ephy Fano dan Yudha Febrian terbilang nekat. Keduanya berani kembali ke hotel tempat Timnas Indonesia U-19 menginap jelang adzan subuh berkumandang.

Senin (23/11/2020) pagi WIB, Serdy Ephy dan Yudha Febrian telat bangun. Alhasil, keduanya melewatkan sesi timbang badan sebelum Timnas Indonesia U-19 memulai latihan.

Kondisi ini menimbulkan kecurigaan bagi asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto. Arsitek berusia 42 tahun tersebut lalu berinisiatif untuk mengecek CCTV hotel.

Apa yang ditemukan Nova dari CCTV hotel cukup mengagetkan. Serdy Ephy dan Yudha Febrian tertangkap kamera pengawas pulang ke hotel sekitar pukul 03.00 WIB.

“Kami sudah memulangkan dua pemain ini karena indisipliner. Mereka tidak melakukan timbang badan, terlambat saat latihan pada Senin, 23 November 2020, dan pulang pukul 3 pagi,” kata Nova ketika dihubungi Bola.com, Selasa (24/11/2020).

“Keduanya kembali ke hotel pukul 3 pagi. Tapi, saya tidak menelusuri mengapa mereka pulang jam segitu. Saya hanya melihat di CCTV, karena kami mencurigai mengapa mereka bangun kesiangan. Akhirnya kami mencoba menghubungi pihak hotel untuk mengecek CCTV.”

“Lalu, diperlihatkan oleh pihak hotel bahwa mereka kembali ke hotel pukul 3 pagi. Kalau mereka pergi ke mananya, saya belum tahu,” jelas Nova.

Setelah melihat rekaman CCTV, Nova melapor kepada Shin Tae-yong terkait perilaku keduanya. Pelatih Timnas Indonesia U-19 itu tanpa tedeng aling-aling memutuskan untuk mendepatk Serdy Ephy dan Yudha Febrian.

Mendengar kabar itu, Shin Tae-yong memvonis keduanya melakukan tindakan indisipliner yang berat dan harus menanggung konsekuensinya.

“Setelah mengetahui dari CCTV bahwa mereka pulang jam 3 pagi, tidak melakukan timbang badan, dan telat latihan pagi, saya lapor ke coach Shin Tae-yong dan akhirnya diputuskan mereka berdua dipulangkan,” ucap Nova.

Bagi Serdy Ephy, pencoretan ini menjadi yang kedua baginya di Timnas Indonesia U-19. Pada Agustus 2020, penyerang berusia 17 tahun ini juga didepak oleh Shin Tae-yong karena bangun kesiangan.