Nihil Kompetisi, Top Scorer Liga 1 U-20 2019 Selingi Jual Bawang dan Jadi Pengawas Proyek

Striker muda Barito Putera, Kahar Muzakkar rela banting setir menjalani berbagai profesi selama libur kompetisi.

Ketiadaan kompetisi Liga 1 2020 memaksa setiap pemain memutar otak untuk memperbaiki kondisi ekonominya, termasuk Kahar Muzakkar.

Terlebih para pesepakbola profesional harus mengalami pemotongan gaji hingga mencapai 75 persen di tengah wabah virus corona.

Untuk menambah pemasukan agar keungan tidak menipis, Kahar Muzakkar memilih untuk belajar berdagang.

Usaha yang dipilih pencetak gol perdana Laskar Antasari di Liga 1 musim ini adalah berjualan bawang merah.

“Usahanya sih kecil-kecilan saja. Ya disyukuri, sebab yang penting halal saja,” ucap Kahar dilansir dari Banjarmasinpost.co.id.

“Jadi, di waktu libur panjang ini, selain latihan, juga sambil belajar berusaha untuk menambah uang tabungan,” lanjut dia.

Pemain asal Makassar Sulawesi Selatan ini juga mencoba pekerjaan lain yang jauh dengan sepak bola.

Dia dipercaya menjadi mandor atau pengawas proyek pekerjaan jalan.

“Pekerjaan ini sudah beberapa hari lalu saya dipercaya,” kata Kahar.

Mantan pemain timnas U-19 Indonesia ini ditugaskan untuk memantau pengerjakan jalan desa di dekat rumahnya.

“Kontraktor percaya sama saya, lalu saya diberikan pekerjaan ini. Kebetulan juga tidak jauh dari rumah, jadi mudah untuk mengawasinya,” ujar dia.

Selain untuk menambah pundi-pundi uang, kegiatan ini juga dianggap sebagai pengalaman baru dalam hidupnya.

“Ini untuk mengisi waktu saja, sekaligus menambah-nambah penghasilan sebab di sepak bola penghasilan sudah nggak ada karena kompetisi berhenti,” ujarnya.