Untuk Sambut Lanjutan Liga 1 2020, Ini Rencana Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengungkapkan rencana yang akan dilakukan timnya menyambut lanjutan Liga 1 2020.

Saat ini skuad Persib sedang diliburkan.

Tepatnya libur diberikan seusai program latihan tim disudahi pada 3 November lalu.

Sebagian besar pemain pun memutuskan kembali ke tempat asalnya.

Sementara itu, jika pemain pulang kampung hal berbeda dilakukan oleh sang pelatih, Robert Rene Alberts.

Dilansir BolaSport.com dari laman resmi Persib, Robert memilih mengisi waktu liburnya dengan pergi ke Bali.

Di Bali, pelatih asal Belanda tersebut menyusun sebuah rencana untuk timnya menyambut kompetisi yang dijadwalkan pada Februari tahun depan.

Robert mengatakan dalam waktu dekat ini skuad Persib akan segera kembali jalani latihan serius.

Tetapi dengan satu syarat.

Latihan baru bisa dilaksanakan jikalau jadwal lanjutan Liga 1 2020 benar-benar sudah keluar.

“Dalam waktu dekat, pemain akan diberi program latihan spesifik,” kata Robert.

“Tapi itu hanya jika kami tahu kapan kompetisi akan dimulai lagi,” ujarnya.

Hal ini dikatakan Robert karena tak ingin merasa kecewa lagi.

Seperti yang diketahui pada kesempatan sebelumnya Robert dua kali dikecewakan PSSI.

Kekecewaan tersebut didasari karena ditundanya Liga 1 2020 yang awalnya dijadwalkan pada Oktober dan November 2020.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Minggu (17/11/2019).

DENI DENASWARA/TRIBUNJABAR.ID

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Minggu (17/11/2019).

Padahal Persib sudah gelar latihan secara serius namun justru kompetisi tak kunjung dimulai.

“Untuk saat ini kami mundur dulu untuk membangkitkan mental maupun fisik tentunya,” ucap Robert.

“Jadi kami harus bersiap, ketika ada lampu hijau kompetisi akan mulai kembali dan kami harus serius lagi.

“Sebelumnya kamu sudah bekerja keras dan berlatih secara profesional tapi semuanya batal,” tuturnya.