Sekretaris Persebaya Sebut Alasan Timnya Tak Lolos Lisensi AFC 2020

Sekertaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman memberikan penjelasan terkait tak lolosnya Persebaya dalam AFC Club Licensing Cycle 2020.

Belum lama ini sebanyak enam klub telah dinyatakan lolos Lisensi AFC 2020.

Enam klub yang dimaksud yaitu Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC, Persib Bandung, dan Arema FC.

Dalam memberikan penilaiannya, AFC memiliki lima kriteria yang meliputi sporting, infrastructure, personnel serta administration, legal, dan finance.

Namun sayang dalam kesempatan ini Persebaya belum dinyatakan lolos.

Keputusan ini pun tak disesali oleh Persebaya karena memang merasa sedikit terkendala.

Dilansir BolaSport.com dari Tribun Jatim, dikatakan oleh Ram Surahman selaku Sekretaris Persebaya Surabaya, pihaknya kesulitan memenuhi semua kriteria yang sudah ditetapkan.

Hal tersebut didasari karena waktu yang cukup mepet.

“Suratnya kami terima 18 September lalu, semua syarat harus diserahkan 21 Oktober,” kata Ram, dilansir BolaSport.com dari Tribun Jatim.

“Pemenuhannya standar AFC semua, jadi gak bisa dalam waktu dekat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ram menyebut kesulitan yang dialami Persebaya adalah terkait audit finansial.

Ram mengaku proses tersebut memerlukan waktu yang cukup lama.

Bahkan ketika ditanya ke bagian keuangan, mereka menjawab tak mungkin lakukan audit finansial dengan waktu yang ada.

“Karena waktu pendek, gak mungkin kami audit finansial, audit itu harus real, di Persebaya kami gak bisa sulapan,” ujarnya.

“Sudah kami tanya pada bagian keuangan dengan waktu yang ada mereka bilang gak mungkin,” tuturnya.

Sekretaris Tim Persebaya Surabaya, Ram Surahman.

Tak sampai disitu, Ram juga menambahkan masalah tidak lolosnya Persebaya karena masalah infrastruktur.

Seperti yang diketahui, saat ini kandang Persebaya, Stadion Gelora Bung Tomo sedang direnovasi.

“GBT sedang di renovasi, kami coba Gelora Delta, tapi dari PSSI menyampaikan, di sana tidak masuk kriteria,” ujar Ram.