Pemain Keturunan Afrika Akui Ketatnya Persaingan Lini Depan Timnas U-16

Pemain baru Timnas Indonesia U-16, Ronaldo Joybera Kwateh mengatakan persaingan di lini depan tim asuhan Bima Sakti sangat ketat. Hal itu membuatnya semakin termotivasi untuk menampilkan kemampuan terbaik selama pemusatan latihan di Bogor.

Ronaldo menyatakan harus bekerja keras, sebab lini depan Timnas U-16 ada nama-nama langganan seperti Marselino Ferdinan, Muhammad Valeron hingga Ahmad Athallah Araihan.

“Saya merasa persaingan di lini depan tim ini cukup ketat, saya merasa harus lebih kerja keras lagi untuk memberikan yang terbaik di tim. Ini juga demi perkembangan permainan sepak bola saya ke depannya,” kata Ronaldo.

Setelah menjalani latihan selama empat hari belakangan, Ronaldo Kwateh bisa beradaptasi dengan baik. Pemain keturunan Indonesia-Afrika itu terbantu dengan beberapa temannya dari klub yang sama yakni Persib Bandung.

“Semoga saya bisa lebih baik dan lebih akrab lagi dengan teman-teman yang lain. Saya berasal dari Persib U-16 yang bermain di Elite Pro Academy U16 tahun lalu,” imbuhnya.

Sementara itu, pelatih Timnas U-16, Bima Sakti cukup puas dengan penampilan para pemain baru, termasuk Ronaldo Kwateh. Adaptasi para debutan tersebut dinilai berjalan baik dari sisi teknik maupun mental.

Pemusatan latihan Timnas U-16 di bulan November akan berlangsung hingga tanggal 29. Ini menjadi rangkaian TC yang dilakukan dalam mempersiapkan skuat Garuda Asia jelang putaran final Piala AFC U-16 yang rencananya akan berlangsung di Bahrain awal tahun 2021 mendatang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.