Trauma Kena Prank, Bos PSIS Tak Akan Kumpulkan Pemain Sebelum Liga 1 2020 Jelas

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengaku timnya belum akan lakukan persiapan sebelum jadwal lanjutan Liga 1 2020 jelas.

Apa yang dikatakan Yoyok ini bukannya tanpa alasan.

Yoyok menyebut dirinya telah terlanjur kecewa terhadap PSSI dan PT LIB.

Kekecewaan Yoyok didasari karena pada kesempatan sebelumnya PSSI dua kali membatalkan jadwal lanjutan Liga 1 2020.

Pertama, terjadi pada bulan Oktober.

Kemudian yang kedua terjadi satu bulan setelahnya yaitu bulan November.

Tak keluarnya izin dari pihak Polri yang membuat Liga 1 2020 tak kunjung dilanjutkan.

Lebih lanjut PSSI pun kembali keluarkan pernyataan bahwa kompetisi bisa kembali bergulir Februari tahun depan.

Namun Yoyok tak serta merta mempercayai hal tersebut.

Untuk masalah persiapan sendiri Yoyok katakan PSIS belum tahu waktunya.

Yoyok memilih baru akan gelar latihan jika jadwal lanjutan Liga 1 2020 telah keluar secara resmi.

Ia tak ingin melihat pemain merasa kecewa lagi karena telah bekerja keras lakukan persiapan tetapi semua sia-sia dengan adanya penundaan.

“Kalau PSIS persiapannya menunggu semua jelas dulu,” kata Yoyok, dilansir BolaSport.com dari Tribun Jateng.

“Tidak seperti kemarin, kita tidak mau kena prank lagi,

“Daripada PHP seperti kemarin, kita tunggu benar akan kick off pada bulan Februari atau tidak, kalau (benar) kick off baru kita latihan,” ujarnya.

Sementara itu, hingga detik ini kepastian kompetisi bisa berlanjut Februari 2020 belum juga bisa didapatkan.

Pihak Kepolisian masih enggan memberikan izin karena merasa kasus Covid-19 masih tinggi.