Pelatih Haruskan Penjaga Gawang Persebaya L

Pelatih kiper Persebaya Surabaya, Benyamin van Breukelen, terus memantau perkembangan kondisi empat anak asuhnya.

Tim berjulukan Bajul Ijo telah menghentikan semua agenda sejak 24 Oktober lalu hingga waktu yang tak ditentukan.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kekecewaan Persebaya karena tidak bergulirnya kompetisi Liga 1 2020.

Para pemain pun diliburkan dan dipersilakan menjalani latihan mandiri di rumahnya masing-masing.

Selama diliburkan, empat penjaga gawang Persebaya, yakni Rivki Mokodompit, Angga Saputra, Ernando Ari, dan Andhika Ramadhani mendapatkan program latihan khusus yang telah dirancang Benyamin van Breukelen.

“Selama ini saya selalu pantau mereka dengan telepon maupun video call,” kata pria yang akrab disapa Benny itu dilansir Bolasport.com dari TribunJatim, Minggu (15/11/2020).

Mengenai materi latihan, dijelaskan pelatih asal Medan itu, masih sama dengan menu sebelumnya saat tim diliburkan pada periode pertama.

Lebih lanjut Benny tetap meminta keempat kipernya untuk sesering mungkin berlatih menggunakan bola.

“Waktu kami libur pertama, saya kasih PR untuk mereka, jadi hal itu yang saya minta ulangi. Mereka memang harus pintar-pintar menjalankan tugas itu,” kata Benny.

“Saya sampaikan pada semua kiper, latihannya harus tetap memegang bola. Kalau tidak pakai bola repot. Paling tidak menendang bola ke dinding atau dibanting karena latihannya harus ada bola,” tambahnya.

Benny bersyukur sejauh ini anak didiknya menjalankan tugas dengan baik, termasuk kiper muda Andhika Ramadhani.

“Dhika itu latihannya rajin. Terus saya lihat, selalu mengirim video. Dia lari dan lainnya. Dia terus melakukan gerakan,” jelas Benny.

Sementara Ernando Ari, yang saat ini masih dalam pemulihan dari cedera bahu, juga tidak luput dari pantauan Benny van Breukelen.

“Nando sudah banyak kemajuan, tangan sudah mulai digerakkan. Dia sekarang masih tetap dikontrol terus oleh ahlinya,” jelas Benny.

“Kalau dengan dia, saya selalu video call terus,” pungkasnya.