Rahmad Darmawan Wajibkan Pemain Madura United Izin Bila Main Tarkam

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan, tak menutup mata dengan kemungkinan anak asuhnya bermain tarkam. Mengingat, sejak beberapa pekan lalu skuad Laskar Sape Kerrab, sudah diliburkan.

Tarkam menjadi satu di antara wadah untuk pesepakbola mengisi kegiatan selama libur. Selain menjaga sentuhan bola, pemain juga bisa mendapatkan tambahan uang karena biasanya dikasih bayaran saat bermain.

Namun, bermain tarkam untuk pesepakbola profesional sangat berisiko. Permainan yang keras dan ditambah kualitas lapangan tidak sesuai standar, rentan membuat pemain cedera.

“Mereka [pemain] punya aktivitas yang tidak bisa selalu dikontrol. Tapi kalau bicara kaidah profesional di sepakbola, mereka tentu tahu bahwa mereka masih terikat kontrak dengan klub,” kata Rahmad.

Selama libur, sosok yang karib RD tersebut meminta para pemainnya tidak lepas tanggung jawab. Fachrudin Aryanto dan kolega tetap diminta menjalani latihan mandiri di kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.

RD enggan ketika kembali berkumpul, para pemain Madura United mengalami penurunan kondisi drastis. Rencananya, klub asal Pulau Garam tersebut menggelar latihan bersama pada Desember mendatang.

“Kalau mereka bermain dengan hal-hal yang berkaitan dengan sepakbola bersama tim lain, mereka harus memberitahukan ke kami. Karena ada yang boleh dan tidak,” ujarnya.

“Kalau mereka bermain dengan klub lain dalam satu ajang atau turnamen, mereka membutuhkan izin. Bukan tidak boleh, tapi membutuhkan izin,” eks juru racik Persija Jakarta tersebut menambahkan.

Dijadwalkan Liga 1 berlangsung pada Februari 2021. Kepastian tersebut setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB), mengeluarkan surat bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020, tertanggal 2 November 2020.

Hanya saja, PT LIB belum memberi penjelasan detail terkait tanggal dan format yang dipakai di Liga 1. Baru diketahui pelaksanaan kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air itu rencananya berakhir Juli 2021.

Sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona, Madura United sudah bermain tiga kali. Hasilnya, mereka mengemas satu kemenangan atas Barito Putera, ditahan Persiraja Banda Aceh, dan dikalahkan Bali United.

Alhasil, untuk sementara Madura United harus puas menduduki peringkat delapan klasemen. Laskar Sape Kerrab tertinggal lima angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk dengan koleksi sembilan poin.