Pelatih Arema Ibaratkan Fenomena Liga 1 Seperti Menjalani Penerbangan

Pelatih Arema FC, Carlos Carvalho De Oliveira mengibaratkan fenomena yang terjadi di Liga 1 dengan ketidakpastian jadwal, seperti menjalani penerbangan di sebuah pesawat terbang.

Pengibaratan itu disimpulkan Carlos Carvalho setelah mengalami sendiri fenomena unik di sepak bola Indonesia. Bagaimana federasi memutuskan kebijakan dengan situasi yang tidak menentu.

Sementara yang dijalaninya bersama skuat Arema FC justru kontraproduktif. Lantaran motivasinya begitu tinggi dalam mempersiapkan Hendro Siswanto dkk menuju kompetisi, namun tidak tahu kapan waktu memulainya.

“Rasanya seperti terbang (di dalam sebuah pesawat), tetapi tidak tahu dimana kita mendarat,” ucap pelatih kebangsaan Brasil berusia 59 tahun tersebut.

Kendati demikian, pengalaman kurang mengenakkan itu diambilnya secara positif. Karena di satu sisi, mentalnya semakin terlatih untuk beradaptasi dengan iklim sepak bola Indonesia yang memang baru baginya.

“Saya jadi mengerti sekarang, kami bekerja dengan orang-orang di sini dan fokus terhadap hal (ketidakpastian) itu,” urai dia.

“Saya bahagia dengan apa yang terjadi. Karena Tuhan lebih tahu segalanya,” sambung Carlos Carvalho De Oliveira.

Skuat Arema FC saat ini menjalani libur panjang hingga akhir November nanti. Dua agenda tengah menanti mereka, yaitu turnamen pra musim di Jawa Timur yang rencananya bergulir pada Januari dan kick-off lanjutan Liga 1 pada Februari 2021 mendatang.