Berhemat Puluhan Juta, Sisi Positif Lain dari Liburan Panjang Arema FC

Penundaan kompetisi Liga 1 memberi sisi positif lain yang dipetik Arema FC, yaitu bisa hemat anggaran hingga puluhan juta rupiah atas kebijakan libur panjang sampai akhir tahun 2020.

Sebagaimana diketahui, Arema FC meliburkan skuatnya sepanjang November. Dendi Santoso dkk dijadwalkan kembali berlatih pada akhir November, dan masih terbuka kemungkinan untuk diperpanjang lagi.

Kebijakan itu sudah pasti ada plus minusnya, namun justru memberikan profit dari sisi anggaran klub untuk menimimalkan pos pengeluaran yang tidak perlu.

“Rencana program tim kembali berjalan pada 30 November nanti. Tentu ada penghematan yang cukup lumayan,” ucap General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Selasa (10/11/20).

Selama ini, Arema FC memang menggelar program latihan secara rutin dalam enam hari selama sepekan. Dengan asumsi pengeluaran klub berada di kisaran Rp2,5 juta per hari, manajemen setidaknya bisa berhemat hingga Rp60 juta dalam sebulan.

“Tinggal dikalikan saja. Secara kasar, (anggaran program latihan) bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan,” ucap manajer berusia 49 tahun itu.

Masa libur yang cukup panjang itu ditempuh Arema FC setelah mendapat kepastian bahwa lanjutan Liga 1 batal bergulir pada November 2020.

Sebelumnya, pasukan Carlos Carvalho De Oliveira menyiapkan diri secara intensif sejak Senin (3/8/20), dengan asumsi Liga 1 berlanjut pada Oktober kemarin, meski kemudian mundur hingga Februari 2021.