Akomodir Kepentingan Pemain, PSSI Minta Masukan Ke APPI

PSSI menggelar pertemuan dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI). Berbagai hal dibahas dalam agenda yang berlangsung di kantor PSSI, Selasa (10/11).

Satu di antaranya yang dibicarakan PSSI dengan APPI soal kompetisi. Federasi sepakbola nasional tersebut butuh masukan yang bermanfaat untuk menerbitkan surat keputusan (SK) terbaru.

“APPI memberikan saran dan masukan bagaimana nanti jika SK tersebut keluar dapat mengakomodir kepentingan pemain,” kata Plt sekjen PSSI Yunus Nusi dikutip laman resmi PSSI.

“Nantinya kami akan melaporkan hal ini kepada ketua umum PSSI [Mochamad Iriawan] dan seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) untuk menjadi rujukan sebelum mengambil keputusan melalui SK,” Yunus menambahkan.

Liga 1 musim ini sudah sempat berjalan selama tiga pekan. Namun, PSSI memutuskan menghentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona melanda Indonesia.

Semula Liga 1 bakal kembali dilangsungkan pada Oktober 2020. Sayang, Kepolisian Republik Indonesia tidak memberikan izin keramaian untuk melangsungkannya.

Kemudian PSSI melakukan pertemuan dengan klub di Yogyakarta yang menghasilkan keputusan Liga 1 digelar 1 November 2020. Lagi-lagi tidak terealisasi karena Kepolisian Republik Indonesia, masih emoh menerbitkan izin keramaian.

Akhirnya, PSSI memutuskan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 ditunda hingga awal tahun depan. Keputusan tersebut diambil setelah diadakan rapat Exco beberapa pekan yang lalu.

Dijadwalkan Liga 1 berlangsung pada Februari 2021. Kepastian tersebut setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi mengeluarkan surat bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020, tertanggal 2 November 2020.

Hanya saja, PT LIB belum memberi penjelasan detail terkait tanggal dan format yang dipakai di Liga 1. Baru diketahui pelaksanaan kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air itu rencananya berakhir Juli 2021.

Saat ini seluruh klub sudah meliburkan skuadnya. Selama libur para pemain tetap diminta untuk menjaga kondisi dengan berlatih mandiri di kediaman masing-masing.

Sebelum Liga 1 dihentikan, Persib Bandung menjadi satu-satunya klub yang mampu meraup tiga kemenangan. Pasukan Robert Rene Alberts tersebut untuk sementara menjadi pemuncak klasemen dengan raihan sembilan poin.