Manajer Persita Tangerang Bingung Format Pembayaran Subsidi

Manajer Persita Tangerang I Nyoman Suryanthara, mempertanyakan subsidi selama Liga 1 belum dimulai. Ia mengaku bingung dengan keputusan yang diberikan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi.

Dalam surat bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020, tertanggal 2 November 2020, yang diterbitkan PT LIB disebutkan Liga 1 dimulai pada Februari sampai dengan Juli 2021. Selain itu ada pula besaran subsidi yang diterima klub.

Setiap klub bakal menerima subsidi Rp800 juta, ketika Liga 1 dimulai. Selama kompetisi belum dilaksanakan masing-masing kontestan mendapat 25 persen dari nilai subsidi yang sudah ditetapkan terhitung mulai dari Oktober 2020 sampai Januari 2021.

“Subsidi itu kalau lihat dari liga yang kemarin itu dibayar 25 persen dari nilai yang didapat sebelumnya. Tapi sampai sekarang kami belum menerima subsidi itu,” kata Nyoman saat dihubungi awak media.

“Kalau dihitung, subsidi ini kita baru terima itu tiga kali, pada bulan Februari, Maret, sama September. Kalau Oktober ini liga belum jalan, jadi Oktober itu sama dengan September, cuma Oktober ini sudah lewat kami juga belum terima.”

“Untuk masalah terminnya itu saya masih belum tahu bagaimana, apakah itu akan dibayar perbulan lagi atau mungkin yang Oktober kami mendapatkan penuh, kami dari manajemen Persita sendiri belum tahu,” Nyoman menambahkan.

Sejak beberapa pekan lalu, skuad Persita sudah diliburkan. Pasukan Widodo Cahyono Putro tersebut diminta menjaga kondisinya dengan berlatih mandiri dari kediaman masing-masing.

Sebelum Liga 1 dihentikan karena pandemi virus corona pada pertengahan Maret lalu, Persita sudah bermain tiga pertandingan. Pendekar Cisadane belum pernah meraih kemenangan sama sekali.

Persita berhasil menahan tanpa gol juara bertahan Bali United, lalu mengimbangi PSM Makassar 1-1. Kemudian yang terakhir dikalahkan TIRA Persikabo dengan skor 3-1.

Alhasil untuk sementara Persita menempati posisi 14 klasemen. Klub asal Tangerang tersebut tertinggal tujuh poin dari Persib Bandung yang di pucuk dengan mengemas sembilan angka.