Tidak Ada Kompetisi, Persiraja Banda Aceh Izinkan Pemain Ikut Tarkam?

Persiraja Banda Aceh telah meliburkan tim setelah kompetisi Liga 1 dipastikan ditunda hingga awal tahun 2021.

Kompetisi Liga 1 yang ditunda sampai awal tahun 2021 tak menutup kemungkinan pemain Persiraja Banda Aceh mengisi waktu dengan bermain tarkam alias antar kampung.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani memberikan komentar.

Menurut Rahmat Djailani, secara profesional pemain tidak diperbolehkan bermain tarkam.

Rahmat Djailani pun memahami perasaan jenuh pemain yang terus berlatih, tetapi tanpa merasakan atmosfer pertandingan.

Sebelum diliburkan, skuad Persiraja Banda Aceh menggelar latihan sejak 20 Agustus 2020.

“Secara profesional tidak boleh main tarkam,” tegas Rahmat Djailani.

“Tapi kan suntuk pemain ini latihan terus sudah berapa bulan tidak ada kompetisi,” ujar Rahmat Djailani.

Rahmat Djailani menambah, klub juga sulit memantau pemain yang ikut dalam pertandingan tarkam selama tim diliburkan.

Pemain pun bisa saja secara diam-diam ikut ambil bagian di pertandingan tarkam.

“Jadi mau kami (klub) larangan susah, ya kalau kami larangan terus mainya diam-diam,” tutur Rahmat Djailani.

“Mereka butuh menit bermain, karena latihan tidak ada pertandingan siapa yang tidak suntuk,” sambung Rahmat Djailani kepada BolaSport.com.

Sementara itu, berdasarkan surat yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan nomor 394/LIB-KOM/XI/2020, tentang status kompetisi Liga 1 tahun 2020.

Kompetisi Liga 1 2020 dijadwalkan digelar pada bulan Februari – Juli 2021.