Klub Merugi, PSHW Minta PSSI Hentikan Liga 2

Klub Liga 2 PS Hizbul Wathan (PSHW) melalui presiden klub mereka Dhimam Abror, meminta PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selalu operator kompetisi untuk menghentikan liga.

Sikap tersebut dilontarkan dikarenakan sampai saat ini pihak operator liga hanya berjanji saja. Seperti belum adanya jaminan kompetisi kapan bergulir hingga subsidi untuk klub-klub peserta.

Menurut Abror jika seperti ini maka klub yang merugi, lantaran biaya terus berjalan seperti pembayaran gaji pemain. “Kalau begini klub yang jadi korban. Jadi mending dihentikan saja musim 2020 ini,” katanya pada Rabu (04/11/20).

Sementara itu sikap agar PSSI menghentikan liga tidak hanya dilontarkan oleh presiden PSHW saja. Klub Liga 1 Persebaya Surabaya juga mengatakan hal yang sama. Tidak jelasnya kompetisi membuat mereka merugi lantaran subsidi belum diberikan oleh LIB.

LIB akan membayarkan penuh subsidi klub Liga 1 sebesar Rp800 juta saat kompetisi berlanjut pada Februari sampai Juli 2021 nanti. Praktis mendengar hal ini membuat Presiden klub PSHW ikut kuatir dengan kelangsungkan klub Liga 2.

“Kita gak mengurusi. Mau dikasih silakan, mau disunat lagi silakan. Yang janji siapa, yang akal-akalan siapa,” tutupnya.

Di sisi lain untuk menekan biaya akhirnya klub berjuluk Laskar Matahari itu memutuskan untuk meliburkan TC. Latihan terakhir yang dipimpin Yusuf Ekodono itu terakhir kali berlangsung pada Senin (26/10/20) kemarin.

“Semua aktivitas TC diliburkan. Manajemen mempersilakan semua pemain untuk pulang kampung,” kata manajer PSHW Suli Daim pada Selasa (27/10/20) kemarin.