Barito Putera Peringati Keras Pemainnya Agar Tak Tarkam Saat Liga 1 Vakum

Manajer Barito Putera, Mundari Karya memperingati para pemain agar tidak ikut turnamen tarkam (antar kampung) selama masa libur tim. Meski bayaran tarkam menggiurkan, ia berharap pemain tidak tergoda.

Menurut Mundari, tarkam penuh resiko mulai dari lapangan yang buruk hingga permainan yang menjurus kasar. Ia hanya mengizinkan pemain Barito untuk bertanding di fun game yang memperhatikan keselamatan pemain.

“Kalau tarkam janganlah, ini buat keselamatan mereka. Kalau main di komunitas, di lapangan bagus, main dengan sesama rekan (pemain) tak masalah kalau tarkam jangan,” katanya.

“Tarkam kan lapangan asal-asalan, seperti biasa kita lihat di video,” imbuh Mundari.

Barito Putera memang tengah meliburkan skuatnya, menyusul molornya lanjutan Liga 1 2020. Kompetisi rencananya baru akan bergulir kembali pada Februari tahun depan.

Seperti diketahui, lanjutan Liga 1 2020 dua kali ditangguhkan yakni pada awal Oktober dan November, pasca vakum akibat pandemi Corona. Tidak adanya izin pertandingan (keramaian) dari kepolisian jadi alasan utama kompetisi molor hingga awal tahun depan.

Buntut dari molornya kompetisi, beberapa klub dengan terbuka mengaku mengalami kerugian finansial yang besar akibat tidak pastinya kompetisi.