Liga 2 Mulai Terang-benderang, Sriwijaya FC Tetap Masuk Grup Neraka

Manajemen Sriwijaya FC kembali menerima surat cinta dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 2.

Dalam surat bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020 yang ditandatangi Direktur Utama Akhmad Hadian Lukita terungkap bahwa lanjutan kompetisi bakal bergulir Februari-Maret dengan tajuk Liga 2 2020-2021.

Tentunya hal ini menjawab pertanyaan semua klub dan pecinta sepak bola soal Liga 2, apakah melanjutkan edisi 2020 yang tertunda atau justru memulai lembaran baru dengan nama Liga 2 2021. Surat ini juga memuat menjawab sistem dan format pertandingan nantinya.

“Dari surat pemberitahuan yang kami terima, format dan sistem kompetisi Liga 2 2020-2021 tidak berubah seperti ketetapan sebelumnya,” ungkap Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, Selasa (3/11/20).

“Sedangkan, jadwal pertandingan tetap dengan skema yang sama, namun waktunya berubah dengan memperhatikan prinsip kick-off pertama Liga 2 2020-2021, digelar sepekan setelah Liga 1,” cetusnya.

Artinya, Sriwijaya FC tetap berada di grup neraka, yakni grup D bersama PSMS Medan, Semen Padang, Persijap Jepara, Sulut United, dan Persekat Tegal.

Operator Liga 2 bahkan tidak mengubah susunan lawan dari Sriwijaya FC karena jadwal masih sama seperti sebelumnya, hanya berubah tanggal dan bulan saja.

PT LIB sengaja tak mengubah format dan sistem pertandingan karena Liga 2 musim ini masih disebut sebagai kompetisi yang tertunda akibat virus corona.

Soal ketentuan mengenai hak dan kewajiban klub terhadap pemain, dalam surat ini masih belum dijelaskan secara mendetail, tapi PT LIB telah menyinggung terkait hal itu.

Disebutkan bahwa dalam waktu dekat akan diterbitkan surat keputusan PSSI terkait hak dan kewajiban sehingga klub, pemain, maupun pelatih harus bersabar. Mereka tentunya tengah membuat aturan main yang tidak merugikan bagi semua pihak.