Dimulai Februari Hingga Juli, Bagaimana Liga 1 2020/21 Dijalankan?

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepakbola profesional Indonesia telah memberikan kepastian bahwa kompetisi akan kembali dilaksanakan pada Februari 2020 kepada klub Liga 1 dan Liga 2.

Klub Liga 1 akan kembali beraksi pada Februari dengan titel kompetisi menjadi Liga 1 2020/21. Hal tersebut dituangkan melalui surat resmi LIB kepada klub dengan nomor 394/LIB-KOM/XI/2020, tertanggal 2 November.

Keputusan LIB untuk melanjutkan kompetisi musim 2020 tidak sejalan dengan suara beberapa klub yang berharap kompetisi berubah menjadi musim 2021. Hal ini dijelaskan oleh direktur utama LIB, Akhmad Hadian Lukita.

“Alasan kami melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 adalah karena merujuk kepada surat PSSI. Surat dari PSSI pada 29 Oktober lalu menyebutkan pelaksanaan kompetisi ditunda, bukan dihentikan,” ungkap Lukita ketika dihubungi media.

PSSI memang memberi ketetapan bahwa kompetisi baru bisa dijalankan tahun depan atas hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Tahun depan dinilai ideal karena kepolisian tidak memberikan izin untuk kompetisi dijalankan pada sisa tahun ini.

LIB sendiri masih menggodok format terbaik untuk pelaksanaan Liga 1 pada Februari nanti. Mereka punya rencana bahwa Liga 1 2020/21 akan rampung pada Juli, dan perubahan format sepertinya harus dilakukan.

Agenda padat Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 menjadi alasan. LIB akan berkomunikasi dengan tim peserta Liga 1 soal bagaimana musim ini dijalankan, termasuk memastikan bahwa musim 2021 baru dimulai setelah Piala Dunia U-20.

“Kalau masalah kompetisi penuh atau dua wilayah, masih belum bisa diputuskan. Karena, kami masih banyak pertimbangan. Karena kalau inginnya kompetisi penuh, nanti bentrok dengan Piala Dunia yang dijadwalkan pada Mei,” urai Lukita menjelaskan.

“Jadi, kami masih menunggu perkembangannya seperti apa. Satu minggu ke depan, kami baru bisa memutuskan terkait format ini. Untuk kompetisi musim 2021 dimulai setelah Piala Dunia U-20 2021. Melenceng dari kalender Asia [AFC],” tutupnya.

Segala penyesuaian memang harus dilakukan demi bisa terlaksananya kompetisi, dan hal itu dilakukan oleh LIB yang diharapkan bisa diterima semua pihak. Sementara untuk Liga 2, LIB memastikan bahwa formatnya tetap home tournament yang dibagi ke empat grup, dan berlangsung hingga Maret 2021.