Begini Skema Pembayaran Subsidi untuk Klub Liga 1 jika Kompetisi Lanjut Februari 2021

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan subsidi untuk klub-klub Liga 1 musim 2020 dalam bentuk kontribusi komersial akan tetap diberikan pada periode Oktober 2020-Januari 2021. Namun, dananya baru akan dicairkan ketika kompetisi berjalan mulai Februari 2021.

Meski kompetisi belum bisa berjalan sesuai rencana awal yaitu pada awal Oktober atau November 2020, PT LIB memastikan bakal tetap memberikan dana kontribusi untuk 18 tim Liga 1 2020.

Namun dengan kondisi seperti itu, klub hanya akan menerima uang sebesar 25% dari nilai kontribusi senilai Rp800 juta pada Oktober 2020-Januari 2021, yang akan dicairkan ketika kompetisi mulai berjalan.

“Apabila kompetisi berjalan sesuai rencana pada Februari-Juli 2021, maka kontribusi komersial untuk bulan Februari hingga Juli 2021 tetap diberikan dengan nilai Rp800 juta per bulan untuk setiap klub,” demikian bunyi salah satu poin dalam surat PT LIB untuk klub yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

Sementara itu, terkait aturan penyesuaian gaji pemain dan ofisial selama masa penundaan kompetisi dari Oktober hingga Januari, PT LIB akan segera merilisnya dalam waktu dekat ini.

Surat keputusan itu tentu sangat dibutuhkan oleh klub sebagai landasan mereka dalam membayar hak para pemain dan ofisialnya.

Sejauh ini, klub masih berpegangan dengan SKEP/53/VI/2020 yang ditandatangani Ketua PSSI Mochamad Iriawan pada 27 Juni lalu.

Dalam SK tersebut, klub diperbolehkan menggaji pemain dan ofisialnya sebesar 50 persen dari nilai kontrak, dengan catatan ketika itu kompetisi akan kembali diputar mulai Oktober 2020.