Liga 1 Indonesia Berhenti, Liga Malaysia, Vietnam, dan Thailand Terus Berlangsung

PSSI telah memutuskan untuk tidak menggulirkan lanjutan kompetisi Liga 1 pada tahun 2020.

Rencananya kompetisi Liga 1 2020 akan kembali digulirkan pada awal tahun 2021.

Izin dari pihak kepolisian yang tidak terbit menjadi ganjalan untuk Liga 1 dapat bergulir pada tahun 2020.

Pilkada serentak dan kondisi pandemi yang belum mereda menjadi alasan kepolisian enggan mengeluarkan izin.

PSSI sudah dua kali menunda gelaran kompetisi Liga 1.

Pada Oktober lalu, PSSI memutuskan untuk menunda jalannya kompetisi jelang beberapa kick-off.

Kemudian, PSSI kembali menunda gelaran Liga 1 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2020.

Nasib yang dialami Liga 1 pun tidak seberuntung dengan kompetisi di negara tetangga yang menjadi rival Indonesia seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Kompetisi tiga negara yang disebut di atas saat ini masih berlangsung bahkan sudah ada yang mengunci gelar juara.

Di tengah pandemi yang masih mewabah, kompetisi di Malaysia (Malaysia Super League) hanya menerapkan satu putaran.

Saat ini, Malaysia Super League 2020 sudah memasuki pekan terakhir kompetisi.

Di mana setiap tim hanya menyisakan satu kali pertandingan.

Bahkan, Johor Darul Ta’zim sudah mengunci gelar juara Malaysia Super League.

Johor Darul Ta’zim kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 29 poin dari 11 pertandíngan yang sudah dilakoni.

Kemudian, ada kompetisi di Vietnam yang saat juga masih berlangsung.

Kompetisi yang dikenal dengan nama V.League 1 2020 menggunakan format dua grup.

Tim yang berada di posisi delapan teratas akan masuk ke Grup A untuk merebutkan gelar juara pertama sampai ketiga.

Sementara enam tim terbawah masuk ke Grup B untuk menentukan siapa yang akan terderadasi.

Hanya ada satu tim yang akan terdegradasi dari V.League 1 2020.

Di delapan posisi teratas, ada Viettel FC yang berada di puncak klasemen dengan koleksi 34 poin dari 17 pertandíngan.

Sedangkan dalam posisi enam terbawah, ada Quang Nam yang berada di dasar klasemen dengan torehan 15 poin dari 17 pertandíngan.

Kemudian, ada kompetisi kasta tertinggi Thailand, Thai League 1 2020.

Thai League 1 2020 tetap menggunakan format kompetisi penuh dengan sistem home-away.

Bangkok Glass FC saat untuk sementara berada di posisi puncak klasemen dengan mengoleksi 26 poin dari 10 pertandíngan.

Sementara Rayong FC berada di dasar klasemen tanpa mengoleksi satu poin pun dari sembilan pertandingan.

Padahal bergulirnya kompetisi Liga 1 sangatlah diharapkan pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong menginginkan pemain timnas U-19 Indonesia kembali memperkuat klubnya untuk mendapatkan menit bermain di liga 1 seusai pemusatan latihan (TC) di Kroasia.