Shin Tae-yong Cari Pemain Gelandang Baru di Timnas U-19 Indonesia

Selesai sudah pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia selama dua bulan di Kroasia sejak 30 Agustus 2020.

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, akan melakukan proses seleksi setelah melihat permainan 30 pemain yang dibawanya ke Kroasia.

Tentu saja ada pemain yang akan dicoret dari skuad timnas U-19 Indonesia saat ini.

Sebab, Shin Tae-yong dikabarkan akan mencari pemain berposisi gelandang yang dinilainya masih kurang di tubuh Garuda Muda.

Selama di Kroasia, Shin Tae-yong setidaknya membawa beberapa pemain di posisi gelandang seperti Brylian Aldama, Beckham Putra, David Maulana, Mohamad Kanu, Kelana Mahesa, dan Andre Oktaviansyah.

Pencarian pemain di posisi gelandang itu disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

“Shin Tae-yong akan mencari pemain di posisi gelandang,” kata Mochamad Iriawan kepada awak media termasuk BolaSport.com.

“Kami sampaikan kalau ada kompetisi, barangkali ada pemain baru di klub yang bisa dipantau Shin Tae-yong,” ucap sosok yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

Untuk pemain belakang, Iwan Bule melanjutkan bahwa sepertinya tidak ada perubahan yang signifikan.

Iwan Bule menilai lini belakang timnas U-19 Indonesia terlihat sudah tenang.

Pada posisi striker, sepertinya juru taktik asal Korea Selatan itu sepertinya tidak akan melakukan perubahan besar-besaran.

Untuk kiper, Iwan Bule berharap agar ada peningkatan.

Selama memainkan 11 pertandingan uji coba di Kroasia, gawang timnas U-19 Indonesia kemasukan 35 gol.

Meski begitu, banyak juga penyelamatan gemilang yang dilakukan kiper-kiper timnas U-19 Indonesia.

“Penampilan kiper sudah cukup baik cuma harus ditingkatkan lagi,” kata Iwan Bule.

Timnas U-19 Indonesia saat ini sudah berada di Tanah Air sejak Selasa (27/10/2020) malam.

Para pemain pun dipulangkan ke rumahnya masing-masing karena klub kebanyakan pada libur lantaran ketidakjelasan kompetisi bergulir atau tidak.

“Kami beri kesempatan mereka untuk kembali ke orang tuanya untuk melepas rindu.”

“Kami juga meminta Indra Sjafri untuk terus mengawal mereka,” tutup Iwan Bule.