Pengaruh Besar Shin Tae-yong terhadap Perkembangan Gelandang Persija di Timnas Indonesia U-19

Shin Tae-yong telah mampu mengubah wajah Timnas Indonesia U-19 dalam tempo cepat. Diakui Braif Fatari, gelandang asal Persija Jakarta, pelatih asal Korea Selatan itu berhasil membuat para pemain lebih berkembang.

“Kami mengalami perkembangan baik seperti bentuk tubuh, otot, dan permainan. Performa saya berbeda dibandingkan sebelumnya. Tentu ini membutuhkan proses dan kami harus terus bekerja keras,” kata Braif dinukil dari laman Persija.

Kehadiran Shin Tae-yong memang memberikan warna baru di Timnas Indonesia U-19. Braif dan kawan-kawan terkadang digenjot dalam tiga kali latihan dalam sehari. Arsitek berusia 50 tahun itu juga menggeber para pemain di gym untuk membentuk otot dan menambah power.

“Saat ini, kami sudah terbiasa dan kami menerima dengan senang seluruh materi latihan atau saat pertandingan yang pelatih berikan kepada kami,” imbuh pemain yang posisinya diubah oleh Shin Tae-yong dari gelandang menjadi penyerang ini.

Saat ini, Braif masih mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-19 di Kroasia. Pemain berusia 18 tahun ini kerap menjadi andalan Shin Tae-yong di sejumlah laga uji coba.

Perpindahan Posisi

Di tangan Shin Tae-yong, Braif mengalami evolusi posisi di Timnas Indonesia U-19. Pemain kelahiran Sorong, Papua ini tidak lagi berperan sebagai gelandang, melainkan diplot menjadi striker.

“Pertama kali dipindah posisi oleh Shin Tae-yong tentu saya membutuhkan adaptasi. Karena saya belum terlalu tahu bagaimana penempatan yang baik di posisi striker,” tutur Braif.

“Namun, saya terus belajar dan sering bertanya ke teman-teman agar bisa menjadi striker yang tajam. Intinya saya harus siap dimainkan di posisi mana pun. Yang penting, saya bisa membantu tim dan terus berkembang,” jelasnya.