Nasib Liga 1 Menggantung, Pelatih Persik Kediri Budi Sudarsono Pilih Sadrah

Nasib lanjutan Liga 1 musim ini masih remang-remang. Pelatih Persik Kediri Budi Sudarsono, tidak mau ambil pusing dengan situasi tersebut dan memilih untuk berserah diri.

Sebetulnya, seluruh klub sudah sepakat lanjutan Liga 1 dilaksanakan pada 1 November mendatang. Namun, Kepolisian Republik Indonesia enggan menerbitkan izin keramaian sehingga kelangsungan kompetisi jadi tidak jelas.

Ada dua alasan yang membuat Kepolisian Republik Indonesia, tidak mau memberi izin keramaian. Masih belum berakhirnya pandemi virus corona, dan bakal diadakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Bila izin benar tidak diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia untuk melaksanakan lanjutan Liga 1 pada 1 November 2020, PSSI telah menyiapkan opsi lain. Kompetisi bakal dilangsungkan, Desember atau Januari tahun depan dengan mengubah format menjadi dua wilayah seperti beberapa tahun yang lalu.

Kondisi tersebut membuat Persik, menghentikan aktivitas latihan bersama, hingga batas waktu yang belum ditetapkan. Para pemain Macan Putih kini diminta untuk berlatih mandiri di kediaman masing-masing.

“Saya pasrah karena semua masih mengambang. Federasi dan operator kompetisi tidak menyebut jadwal dengan pasti. Daripada pusing, saya lebih baik pasrah saja,” kata Budi.

Budi menilai ada sisi positif yang dipetik dari libur latihan. Ia bisa lebih banyak menghabiskan waku bersama keluarganya dan memperbanyak referensi melatih yang dimilikinya.

“Saya sedang mengumpulkan beberapa materi dari internet. Apa pun saya lakukan untuk menambah wawasan kepelatihan,” ujar sosok berusia 41 tahun tersebut.

“Prinsip mencari ilmu tak boleh malu bertanya. Terutama kepada pelatih-pelatih yang lebih berpengalaman. Alhamdulillah teman-teman tak pelit untuk membagi ilmunya ke saya,” ia menambahkan.

Sebelum kompetisi sepabola kasta teratas di Indonesia dihentikan pada pertengahan Maret lalu, Persik menuai hasil yang kurang baik. Klub yang identik dengan warna ungu tersebut belum meraih satu pun kemenangan dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan.

Alhasil, untuk sementara Persik menduduki posisi 12 klasemen. Faris Aditama dan kawan-kawan tertinggal tujuh poin dari Persib Bandung yang berada di pucuk dengan koleksi sembilan angka.