Legenda Persija Saran Liga 1 Tiru IBL yang Hentikan Kompetisi Tahun Ini

Legenda Persija Jakarta yang kini menjabat asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury, menyarankan agar Liga 1 2020 dihentikan.

Menurut pria asal Ambon ini, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga lebih baik fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tahun depan.

Apalagi jika Liga 1 dilanjutkan tahun ini, pria yang pernah membawa Persija menjuarai Liga Indonesia 2001 tersebut khawatir para pemain hanya berusaha menggugurkan kewajibannya sehingga kompetisi terancam kurang kompetitif.
End of ad break in 22 s

Imran berpendapat bahwa kompetisi baru tahun depan akan jauh lebih kondusif daripada harus melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 yang baru berjalan tiga pertandingan.

Ia lantas mencontohkan gelaran Indonesian Basketball League (IBL) yang baru saja resmi berhenti dan fokus untuk kompetisi tahun 2021.

“Kita semua sama-sama lihat IBL misalnya. Mereka memutuskan berhenti tahun ini dan memulai lagi kompetisi di Januari 2021,” beber Imran Nahumarury ketika dihubungi awak media.

Asisten Dragan Djukanovic di PSIS Semarang ini juga menilai basket yang ruang lingkupnya lebih kecil saja dihentikan, sehingga tak ada salahnya bagi olahraga sepak bola melakukan hal serupa.

“Kami lihat ruang lingkup basket itu tidak sebesar sepak bola. Lebih mudah mengendalikan pandemi, namun mereka sudah memutuskan stop dan fokus ke 2021. Mestinya sepak bola juga begitu,” tambah pelatih yang mengantongi lisensi A AFC tersebut.

Sebagai informasi tambahan, beberapa waktu lalu baik kompetisi Liga 1 maupun IBL sama-sama tak mendapatkan izin dari pihak kepolisian dengan beberapa alasan, terutama masih tingginya angka penyebaran virus corona.

Namun, pengelola IBL telah memutuskan memberhentikan kompetisi tahun ini dan fokus tahun 2021. Sementara PSSI selaku induk olahraga sepak bola Indonesia masih berusaha melanjutkan roda kompetisi 2020.