Ada Salah Paham, Tim Kepelatihan Arema FC Bersitegang Lagi

Suasana latihan Arema FC sedang kurang kondusif. Ada insiden yang mewarnai sesi latihan tim berjuluk Singo Edan ini di lapangan Balearjosari, Kota Malang kemarin pagi (23/10/2020).

Pelatih kiper Arema, Felipe Americo sempat bersitegang dengan asisten pelatih Charis Yulianto. Itu bermula ketika sesi latihan finishing.

Charis berteriak meminta Felipe mendampingi para kipernya. Karena pelatih kiper asal Brasil itu sedang berada di tengah bersama pelatih kepala Carlos Oliveira. Biasanya, Felipe memang diminta Carlos mendampingi untuk jadi penerjemah kepada pemain.

“Maksud saya sebenarnya baik. Meminta dia (Felipe) mengarahkan kiper dalam latihan. Tapi sudahlah, ini salah paham saja,” kata Charis.

Felipe juga mengakui jika hal ini hanya salah paham. Dia sudah melupakan kejadian itu dan berusaha membuat suasana tim kembali kondusif.

“Mungkin ini imbas cuaca panas, latihan capek, kompetisi belum jelas juga. Tapi lupakan saja. Ini salah paham,” jelas mantan pelatih kiper Barito Putera ini.

Setelah kejadian itu, Arema kini meliburkan pemainnya. Mereka baru latihan lagi pada Senin (26/10/2020) mendatang. Waktu libur ini diharapkan bisa mendinginkan suasana tim.

Pelatih kepala Carlos Oliveira juga berperan menetralisir keadaan.

“Saya sudah bicara dengan keduanya. Mereka seperti anak-anak. Tapi hal ini sudah biasa terjadi dalam sepakbola. Saya sering menghadapi situasi ini. Sekarang harus dingin dulu suasananya,” kata Carlos.

Sebenarnya ini bukan kali pertama ada insiden di tim kepelatihan Arema. Sebelumnya, saat pra musim juga ada insiden yang sama.

Waktu itu Felipe bersitegang dengan pelatih fisik Marcos Gonzales di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu. Awalnya sama. Dua staf kepelatihan itu tidak sepaham soal program.

Mereka adu mulut di pengujung latihan. Ketika itu, pelatih kepala dipegang oleh pelatih asal Argentina, Mario Gomez. Kini Marcos dan Gomez sudah hengkang dari Arema menuju Borneo FC.