Liga 1 2020 Tak Jelas, Persiraja Mudik ke Aceh

Manajemen Persiraja Banda Aceh mulai kehilangan harapan lanjutan Liga 1 2020 dapat digulirkan kembali pada bulan depan. Manajemen akhirnya memutuskan memulangkan tim ke Banda Aceh setelah selama hampir satu bulan menjalani latihan di Yogyakarta.

Persiraja sebelumnya memutuskan tetap bertahan di Yogyakarta selepas PSSI mengumumkan penundaan kompetisi selama satu bulan dari rencana semula yang ingin digulirkan pada Oktober.

Namun hingga kini belum ada kepastian kompetisi dapat dilanjutkan November. Kepolisian belum juga memberikan lampu hijau kepada PSSI maupun operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggulirkan Liga 1.

Manajemen Persiraja kini sudah tidak berharap banyak lagi kompetisi dapat dilanjutkan bulan depan, dan memutuskan memulangkan tim ke Banda Aceh. Sekretaris umum Persiraja Rahmat Djailani mengutarakan, pemberian libur kepada pemain tanpa batas waktu.

“Pemain sudah kami bubarkan. Pemain Aceh pulang ke Aceh, dan yang lain pulang ke daerah masing-masing, termasuk pemain asing akan pulang ke negaranya,” ungkap Rahmat dilansir laman remsi klub.

“Kami sudah tidak bisa berharap banyak lagi untuk lanjutan kompetisi di tahun ini. Tentu saja ini keputusan yang sangat berat di tengah kondisi tim yang sedang bagus, dan kami terpaksa harus membubarkan tim karena kompetisi yang belum jelas. Ketika kompetisi sudah pasti nantinya, kami akan panggil kembali semua pemain.”

Persiraja menjadi tim ketiga yang memulangkan pemain setelah berada di Yogyakarta. Barito Putera dan PSM Makassar telah lebih dulu mengambil kebijakan serupa sambil menunggu perkembangan kelanjutan kompetisi.

Sementara itu, manajemen Persiraja sebelumnya telah meminta PT LIB agar memberikan tambahan subsidi kepada klub setelah kompetisi mengalami penundaan. Keputusan itu membuat klub mengeluarkan biaya lebih banyak dari kalkulasi semula.

PSSI beberapa waktu lalu juga menyatakan telah menyiapkan sejumlah opsi bila kompetisi tidak dapat dijalankan pada bulan depan akibat masih terbentur perizinan dari kepolisian.

Induk organisasi sepakbola nasional tersebut berencana membagi kompetisi menjadi dua atau tiga wilayah bila Liga 1 baru bisa digelar pada pertengahan Desember 2020 atau Januari 2021.