Persis Solo Ancang-Ancang Bikin Keputusan Besar di Akhir Pekan

Persis Solo belum berencana mengikuti tim lain yang meliburkan pemain menyikapi gelapnya kompetisi musim ini.

Laskar Sambernyawa masih menyimpan asa kompetisi dapat digelar sesuai rencana yakni bulan November 2020. Namun manajemen akan membuat keputusan besar apabila hingga akhir pekan ini belum ada kejelasan jadwal kompetisi dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Tri Handoko dkk. masih rutin latihan sehari sekali sejak dikumpulkan kembali akhir September lalu. Pantauan Solopos.com, Selasa (20/10/2020) pagi, penggawa Persis berlatih seperti biasa di Lapangan Klumprit, Mojolaban, Sukoharjo.

Hari Osteoporosis Sedunia, Ini 6 Cara Hindari Tulang Keropos

Di sisi lain, kompetitor Persis di Liga 2 seperti PSCS Cilacap dan Persekat Kabupaten Tegal dikabarkan telah meliburkan pemainnya. PSMS Medan bahkan memulangkan pemain yang berasal dari luar Medan untuk berlatih mandiri di rumah masing-masing. Untuk pemain lokal, PSMS memberlakukan latihan sepekan tiga kali hingga 1 November.

Manajer Persis Solo, Hari Purnomo, mengatakan belum ada instruksi dari manajemen pusat untuk meliburkan pemain di tengah ketidakjelasan kompetisi. “Masih latihan seperti biasa, setidaknya sampai akhir pekan ini,” ujar Hari saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Pihaknya tak menampik bakal ada keputusan besar apabila otoritas tak kunjung memberi kepastian liga hingga akhir pekan. Namun Hari enggan membeberkan apakah kebijakan tersebut berupa peliburan, pemulangan pemain atau pembubaran tim. Menurut Hari, percuma menunggu lebih lama karena PSSI cenderung inkonsistensi dalam kebijakan.

Diketahui, PSSI masih menimbang tiga opsi penyelenggaraan kompetisi yakni mulai awal November 2020, awal Desember 2020 atau awal Januari 2021 menyikapi belum turunnya izin kepolisian.

Negara Ini Menjadi Pemesan Pertama Bus Listrik Buatan Inka Madiun

“Hari ini Ketua Umum PSSI [Mochamad Iriawan] bertemu Presiden [Joko Widodo]. Namun info yang saya dengar keduanya hanya membicarakan progress Piala Dunia U-20 dan Timnas U-19, tidak bahas kompetisi sama sekali. Saya semakin pesimistis liga bisa segera digelar,” cetus Hari.

Pelatih Persis, Salahudin, mengakui situasi belakangan serba kurang kondusif untuk persiapan tim. Salahudin tengah menjajaki latihan dua hari sekali untuk mengurangi beban mental pemain. “Sekarang masih sehari sekali, latihan pagi. Namun bisa saja besok dua hari sekali, kita lihat situasinya,” kata dia.