Pengamat: Polri Tidak Keluarkan Izin Kompetisi Sudah On The Track

Pengamat sepak sola, yang juga peneliti hukum olahraga, Eko Noer Kristiyanto menilai kebijakan pihak Kepolisian tidak memberikan izin bergulirnya Shopee Liga 1 2020 sudah sesuai dengan kondisi saat ini.

Hal itu disampaikan Eko menyikapi belum jelasnya kelanjutan kompetisi Liga 1 karena terkendala izin pihak keamanan.

Shopee Liga 1 sedianya dilanjutkan pada awal Oktober lalu setelah dihentikan pada pertengahan Maret karena merebaknya virus corona. Tapi, kompetisi urung dilksanakan karena pihak Kepolisian tidak meberikan izin.

PT LIP lalu menggelar pertemuan dengan klub pekan lalu dan hasilnya 18 kontestan sepakat lanjutan Liga 1 dimulai awal November.

Namun, hingga saat ini, Polri tetap kukuh tidak akan memberikan izin sebelum Pilkada selesai.

“Polisi sudah on the track dengan mempertimbangkan situasi nasional,” kata Eko Noer Kristiyanto kepada Bola.com, Selasa (20/10/2020).

Dengan kondisi yang tidak menentu, menurut pria yang karib disapa Eko Maung itu, klub-klub akan mengalami kerugian mengingat tidak adanya kepastian lanjutan kompetisi. Padahal klub-klub tersebut, hingga saat ini terus melakukan persiapan yang otomatis memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Untuk itu, kata Eko Maung, jika PSSI merasa mampu menggelar komepetisi, maka yang paling tepat adalah menyiapkan kompetisi musim 2021. Dengan demikian, klub-klub bisa menghentikan aktivitasnya, hingga ada kepastian musim baru mendatang.

“PSSI jika memang merasa sanggup memutar kompetisi, fokus untuk memutar Liga 1 musim 2021 saja. Jangan memaksakan lanjutan musim 2020. Kasihan klub tak ada kepastian,” kata Eko Maung

Pengorbanan Klub

Sebelumnya, pelatih Madura United, Rahmad Darmawan juga mengusulkan hal sama. Daripada kompetisi digelar Januari, lebih baik musim ini dilupakan saja.

“Sebenarnya apakah kompetisi lanjut atau berhenti, idealnya berhenti sebulan. Kalaupun merembet ke bulan Januari mungkin sudah lupakan musim 2020 dan fokus ke musim 2021 saja. Itu usulan pribadi saya,” terang pria yang akrab disapa RD dalam webinar bersama Jurnalis Olahraga Yogyakarta, Sabtu (18/10/2020).

“Karena akan ada pengorbanan yang luar biasa, pemilik klub terutama. Saya setuju kalau baru mulai 2021 lebih baik lupakan musim ini. Kita juga memahami bagaimana mencari formula dan waktu yang tepat untuk menggelar kompetisi di masa pandemi seperti ini,” terangnya.