Liga 2 Belum Ada Kepastian, 7 Pemain PSMS Pulang Kampung

Kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2 hingga kini belum ada kepastian kapan akan bergulir.

Pihak klub pun, termasuk PSMS Medan, mengambil berbagai kebijakan dalam pengelolaan skuat musim ini.

Setelah pihak manajemen PSMS Medan melakukan pertemuan dengan pembina PSMS Medan Edy Rahmayadi yang menyatakan memberikan kelonggaran kepada para pemain, pelatih dan official untuk bisa pulang kampung ke daerah asal selama 10 hari.

“Kita beri kebebasan bagi mereka untuk pulang ke daerah asal. Asalkan tanggal 1 November 2020 harus balik lagi ke Kebun Bunga,” kata Manager PSMS Medan Mulyadi Simatupang, Selasa (20/10/2020).

Kemudian kata Mulyadi, apabila pemain pulang ke daerah asal, para pemain harus melaporkan kepada pelatih untuk hasil virtual latihan mereka selama di kampung halaman.

“Jadi sebelum mereka pulang kampung, semua pemain sudah ditimbang berat badannya. Misal, ada pemain yang berat badannya sebelum pulang kampung 60 Kg dan balik lagi ke Medan timbangannya tidak sama, berarti yang bersangkutan tidak melakukan latihan sesuai yang diberikan oleh pelatih,” ujarnya.

Mulyadi menyatakan untuk saat ini, ada enam pemain yang pulang ke daerah asal mereka, yakni, Wanggai, David, Amdi Sula, Anis Nabar, Helin Asoka, Herlian dan Ok John.

“Mereka berenam ini yang sudah kita lakukan penimbangan berat badan. Agar kita mengetahui kondisi berat badan mereka saat kembali ke Kota Medan khususnya ke Kebun Bunga,” katanya.

Mengenai bagaimana sewa rumah para pemain seperti OK John, apakah masih dibayarkan atau sudah dihentikan, Mulyadi mengaku sewa apartemen OK John sudah diselesaikan.

“Kita sudah menutup bill-nya di apartemen The Wahid mulai hari ini,” ujarnya.

Sedangkan pemain yang tidak pulang, kata Mulyadi, kontrak rumahnya masih dibayarkan.

Seperti, Ferdinan Sinaga dan Paolo Sitanggang. “Karena kedua pemain ini, keluarganya di Medan. Makanya mereka tidak pulang dan menetap di sini,” katanya.