Kalahkan Madura United, Arema FC Masih Belum Sempurna

Arema FC berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 4-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (21/10). Meski menang pelatih Singo Edan Carlos Oliveira, menilai masih ada sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki timnya.

Empat gol kemenangan Arema FC pada laga uji coba ini dicetak Dedik Setiawan, Caio Ruan, Seiya Da Costa Lay, dan Kushedya Hari Yudo. Sementara, seluruh gol Madura United diceploskan Bruno Lopes.

“Saya tak mau menyebut apa saja kekurangan yang harus dibenahi. Namun, saya akan berbicara dengan para pemain secara pribadi soal apa saja yang masih harus dibenahi. Kita harus cermati dulu pertandingan ini untuk menentukan apa saja yang masih harus dibenahi,” ucap Carlos.

Kendati begitu, Carlos tetap mengapresiasi perjuangan timnya. Menurutnya, seluruh pemain sudah mampu menjalankan instruksi yang diberikannya pada pertandingan uji coba kontra Madura United.

“Para pemain sudah menunjukkan permainan seperti yang selama ini kami latih. Gol terakhir kami misalnya. Ini hal yang biasa kami latihkan. Saya senang dengan hal-hal ini,” katanya.

Sosok asal Brasil tersebut memastikan laga kontra Madura United bukan uji coba terakhir Arema FC. Carlos menyebut timnya bakal kembali melangsungkan pertandingan uji tanding.

“Kami perlu uji coba seperti ini. Jika bisa dengan klub setingkat. Namun, jika tak bisa, tak masalah berhadapan dengan klub Liga 2 yang memiliki kemampuan tak jauh dari kami,” ujarnya.

Arema FC jadi satu di antara klub yang tetap menggelar persiapan. Meski lanjutan Liga 1 musim ini masih buram karena Kepolisian Republik Indonesia tidak mau mengeluarkan izin keramaian.

Alasannya, karena belum berakhirnya pandemi virus corona, dan bakal digelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Padahal, seluruh klub sudah sepakat lanjutan Liga 1 musim ini dihelat pada 1 November mendatang.

Bila izin benar tidak diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia untuk melaksanakan lanjutan Liga 1 pada 1 November 2020, PSSI telah menyiapkan opsi lain. Kompetisi bakal dilangsungkan, Desember atau Januari tahun depan dengan mengubah format menjadi dua wilayah seperti beberapa tahun yang lalu.