Kalah dari Uni Emirat Arab, Timnas U-16 Indonesia Fokus Evaluasi Antarlini

Pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, mengatakan bahwa jarak antarlini di menit-menit akhir akan menjadi bahan evalusi skuad Garuda Muda.

Hal itu dikarenakan timnas U-16 Indonesia harus menelan kekalahan 2-3 dari Uni Emirat Arab (UEA) dalam laga uji coba yang berlangsung Rabu (21/10/2020) di Lapangan UEA FA, Dubai.

Dua gol timnas U-16 Indonesia tercipta dari sepakan Raka Cahyana Rizky (menit ke-4) dan Attalah Araihan (44′).

Meski menelan kekalahan dari UEA, Bima Sakti mengaku timnas U-16 Indonesia tampil cukup baik selama laga uji coba.

Menurut mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut, Marcell Januar Putra dkk. sudah menunjukkan progres yang luar biasa.

“Alhamdulillah permainan sudah banyak mengalami progres. Mulai dari segi permainan, chemistry pemain, taktik saat bertahan, transisi, sudah kelihatan lumayan,” kata Bima Sakti sebagaimana keterangan yang diterima BolaSport.com.

Bima Sakti menilai chemistry antarpemain cukup bagus dan hal itu tak lepas dari persiapan yang telah dilakukan oleh timnas U-16 Indonesia selama ini.

Sejak Juli lalu timnas U-16 Indonesia telah menjalani pemusatan latihan (TC) bahkan sudah mengelar laga uji coba dengan tim lokal dan pertandingan melawan UEA adalah laga uji coba internasional pertamanya.

Oleh karena itu, Bima Sakti menilai bahwa para pemain sudah tampil cukup rapi, hanya memang ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian tim.

Menit-menit akhir menjadi permasalahan timnas U-16 Indonesia saat melawan UEA sebab menurutnya pemain kehilangan fokus.

Evaluasi untuk timnas U-16 Indonesia pun bakal difokuskan pada jarak antarlini di menit-menit akhir sehingga masalah itu tak mudah dimanfaatkan lawan nantinya.

“Banyak hal yang harus dievaluasi. Kinerja pemain belakang harus lebih rapi. Kemudian jarak antarlini di menit-menit terakhir agak melebar dan menjadi celah tim lawan sehingga mereka bisa memanfaatkan situasi itu,” ujar Bima Sakti.

“Kemudian masalah pemulihan besok, kami masih memiliki dua hari untuk persiapan melawan mereka lagi,” ucapnya.

Bima Sakti juga menyinggung soal kelelahan para pemain timnas U-16 Indonesia karena setelah sampai di Dubai, mereka langsung menjalani latihan.

Setelah tak memiliki banyak waktu istirahat, mereka pun langsung mempersiapkan diri untuk latihan sehingga ia memaklumi apabila ada beberapa pemain yang tidak fokus.

Tetapi, untuk persiapan pertandingan berikutnya, Bima Sakti mengaku bakal memfokuskan para pemain untuk memperbaiki konsentrasi di menit akhir.

“Menit-menit akhir memang menjadi catatan kami agar pemain lebih fokus dan berkonsentrasi agar tidak terjadi gol pada momen tersebut,” tutur Bima.

Timnas U-16 Indonesia bakal kembali menghadapi UEA U-16 pada Sabtu (24/10/2020) di Lapangan UEA FA, Dubai, Uni Emirat Arab, pukul 20.00 WIB.