Carlos Oliveira Rahasiakan Kelemahan Arema FC

Arema FC memetik kemenangan 4-3 dalam latih tanding dengan Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Rabu (21/10/2020).

Permainan terbuka membuat banyak gol lahir. Meski Arema menang, mereka kemasukan tiga gol yang semua diborong gelandang Madura United, Bruno Lopez.

Pelatih Arema, Carlos Oliveira tidak mempersoalkan skor akhir laga ini. Karena dia punya misi melihat kemampuan semua pemain yang dimiliki.

“Game ini untuk mencoba semua pemain. Karena ini berbeda dengan game sebelumnya. Apa yang salah akan diperbaiki selanjutnya,” jelasnya.

Arema tampil tidak dengan kekuatan terbaik. Dua pemain senior Hendro Siswanto dan Ahmad Alfarizi absen karena kurang fit. Pemain asing yang diturunkan hanya bek Caio Ruan. Itupun dia hanya tampil di babak pertama.

Sementara, Bruno Smith hanya latihan terpisah untuk memulihkan kondisi fisiknya pasca isolasi mandiri karena positif virus corona.

Pemain Arema yang tampil penuh di laga ini hanya Jayus Hariono dan Taufik Hidayat. Sisanya, dirotasi pada babak kedua. Ditanya soal evaluasi dari laga ini, Carlos enggan membeberkannya.

“Saya tidak suka berbicara tentang hal negatif (kelemahan tim). Akan kami analisis dan sampaikan langsung di tim,” imbuh Carlos.

Begitu juga dengan pelatih kiper Arema, Felipe Americo. Dia ingin lebih dulu melihat rekaman pertandingan lebih dulu.

“Saya tidak bisa melihat dengan jelas karena posisi di bench. Nanti akan lihat rekaman pertandingan dulu. Setelah itu baru melakukan analisa,” kata Felipe.

Dari komposisi pemain belakang, Arema memang belum menemukan pakemnya. Di babak pertama, Caio Ruan dipasangkan dengan Nurdiansyah. Sedangkan babak kedua, Gitra Yuda ditandemkan dengan Hanig Sjahbandi.

Tim pelatih Arema masih punya cukup waktu untuk membenahi tim. Apalagi kompetisi juga masih belum dipastikan kapan berlanjut.