Robert Rene Alberts Sebut Tak Adil Jika Persib Harus Kehilangan 9 Poin

Salah satu opsi yang tersedia untuk melanjutkan kembali Liga 1 2020 adalah perubahan format kompetisi.

Pilihan tersebut akan diambil jika Liga 1 2020 belum bisa dilanjutkan November mendatang.

Apabila pada November 2020 Liga 1 bisa kembali dimulai maka akan memainkan laga pekan keempat.

Tetapi jika hal tersebut gagal terwujud, kompetisi direncanakan baru bergulir pada Januari 2021.

Itupun dengan syarat yaitu mengubah format kompetisi.

Perubahan yang terjadi tentu akan menghilangkan seluruh hasil yang didapatkan klub Liga 1 2020 sebelum kompetisi dihentikan.

Seperti yang diketahui, Liga 1 2020 telah berjalan hingga pekan ketiga.

Ini tentu akan merugikan tim yang sudah bekerja keras kumpulkan poin dari tiga laga yang telah dilalui.

Setidaknya itulah yang kini dirasakan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.

Menurutnya tidak adil jika klub harus kehilangan poin yang dimilikinya.

“Jadi apa yang terjadi pada tiga laga awal musim ini?,” kata Robert, dilansir Tribun Jabar.

“Tentunya ini tidak adil untuk tim yang sudah mendapatkan banyak poin,” ujarnya.

Dari situlah, Robert berharap ada keputusan yang bijaksana dari PSSI dan PT LIB.

Sehingga tak ada pihak yang dirugikan dalam kelanjutan LIga 1 2020.

“Kami harus melihat dari sudut pandang sepak bola indonesia, dan kami selalu bekerja sama untuk urusan perkembangan sepak bola di Indonesia,” ucap Robert.

“Karena akan ada Piala Dunia U-20 2021 dan kami harus memperhatikan juga motivasi pemain,

“Tapi untuk ini (nasib poin yang sudah didapat) tentu harus didiskusikan lagi soal apa yang adil dan tidak, tapi gambaran terbesarnya adalah melihat sepak bola Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Persib sendiri dari tiga pekan Liga 1 2020 berhasil mendulang poin 9.

Hasil tersebut menjadi raihan sempurna bagi Persib karena menyapu bersih seluruh pertandingan dengan kemenangan.

Persib pun kini menduduki puncak klasemen sementara Liga 1 2020.