Sriwijaya FC Siapkan Skenario Terburuk Jika Kompetisi Liga 2 Dihentikan Secara Permanen

Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainudin menyiapkan skenario terburuk jika Kompetisi Liga 2 di hentikan secara permanen.

Salah satu opsi yang diambil manajemen yakni mengenai kontrak para punggawa Laskar Wong Kito.

“Kita yang jelas jika dibatalkan oleh liga, pertama kita akan panggil pemain, bahwa liga batal. Tapi tentunya kita akan komitmen kepada pelatih dan pemain,”ujarnya, Senin 19 Oktober 2020.

HZ memastikan pihaknya akan menjamin dan memenuhi hak-hak pemain, sehingga para skuad Laskar Wong Kito tak perlu khawatir dan risau apabila hal terburuk tersebut menimpa kompetisi Liga 2 musim ini.

“Swijaya FC ini terkenal dengan komitmen jadi tidak mungkin meninggalkan pemain dengan begitu saja. Tentu kita akan bayar hak pemain dan kita tidak akan ingkar. Yang pasti kita akan komunikasi dengan pemain terlebih dahulu,”ungkapnya.

Sementara itu, ungkapnya persoalan cara bayar merupakan masalah tekhnis, sehingga tidak perlu dibahas saat ini.

“Tapi perlu dicatat belum ada sejarahnya Swijaya FC nunggak pemain sampai berlarut-larut, paling seperti dulu 3 bulan tapi catatan pernah meninggalkan hutang penuh dan tidak dibayar tidak ada,” lanjutnya.

Diketahui sampai saat ini klub Liga 1 dn Liga 2 dibuat dilema lantaran kompetisi belum mendapatkan restu dari pihak Polri untuk dimulai kembali.

Penghentian tersebut diketahui karena situasi Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali.

Sebelumnya, pada rapat Extraordinary Club Meeting di Yogyakarta, Selasa 13 Oktober 2020 lalu, semua klub baik Liga 1, Liga 2 PSSI serta PT LIB telah sepakat untuk melanjutkan kembali kompetisi di awal November dengan tanpa adanya penonton dan menerapkan protokol kesehatan. (An)