Pelatih Persebaya Surabaya Lanjutkan Eksperimen Di Latihan Tim

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso akan tetap melanjutkan eksperimen dalam latihan tim sambil menunggu kepastian lanjutan Liga 1 2020 yang direncanakan bergulir pada awal November.

Aji mengatakan, dirinya selalu berusaha menerapkan program berbeda di setiap latihan untuk menghindari pemain dari kejenuhan. Dalam latihan kemarin, Aji memberikan hukuman gendong kepada tim yang menelan kekalahan di sesi gim.

Menurut Aji, pemberian hukuman ini menjadi tantangan tersendiri buat pemain agar mereka tetap maksimal, meski hanya sekadar latihan ringan dan menghibur. Variasi latihan ini bukan yang pertama bagi Persebaya. Sebelumnya Aji mengajak pemain melakukan turnamen mini cabang olahraga rugby.

“Latihan tadi (kemarin) setelah pemain libur dua hari adalah latihan biasa. Saya kalau latihan hari Senin, latihannya masih ringan-ringan, tadi banyak permainan juga,” jelas Aji dilansir laman resmi klub.

“Lebih banyak unsur fun game-nya mulai latihan pertama sampai terakhir. Tapi saya beri tantangan, tim yang kalah harus menggendong tim yang menang, dan anak-anak cukup antusias. Kompetisinya juga lumayan tinggi, artinya anak-anak latihannya sangat serius, meskipun latihan ini latihan pertama.”

Aji menambahkan, eksperimen dalam latihan tetap dilanjutkan sampai dirinya mendapat kabar mengenai kepastian Liga 1. Perubahan program atau kemungkinan memberikan libur kepada pemain bergantung kepada keputusan tentang lanjutan Liga 1.

“Saya mendengarkan informasi dari manajemen ada pertemuan antara federasi dengan pihak kepolisian. Kita tunggu hasilnya seperti apa,” ucap mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

“Setelah itu baru saya putuskan apakah tim ini tetap berlatih, apakah akan kami liburkan. Tentunya itu tergantung dari keputusan dari pertemuan nanti seperti apa.”

Sampai saat ini PSSI maupun operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum bisa memberikan kepastian mengenai agenda pertemuan dengan kepolisian untuk membahas keberlangsungan nasib Liga 1.

Seperti diketahui, lanjutan Liga 1 yang sebelumnya direncanakan bergulir Oktober terpaksa mengalami penundaan selama satu bulan akibat terbentu izin keramaian dari kepolisan. Ada dua alasan yang diapungkan kepolisian, yakni angka kasus pandemi virus Corona belum melandai, serta pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada awal Desember.