Zulkifli Syukur Berharap Kepolisian Bijak Sikapi Kelanjutan Liga 1 2020

Bek senior PSM Makassar, Zulkifli Syukur berharap pihak kepolisian lebih bijak dalam menyikapi kelanjutan Liga 1 2020. Menurut eks tim nasional Indonesia ini, percuma saja klub, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator sepakat melanjutkan kompetisi kalau izin dari kepolisian tidak turun.

“Klub dan pemain sudah melakukan persiapan dan mengikuti semua protokol kesehatan. Sebagai pemain, kami tentu ingin kembali bermain. Tapi, kuncinya tetap ada pada izin dari kepolisian,” ujar Zulkifli kepada Bola.com, Senin (19/10/2020).

Seperti diketahui, PSSI dan PT LIB memutuskan menunda kelanjutan Liga 1 2020 yang sedianya digelar awal Oktober dengan jadwal baru pada 1 November mendatang.

Tapi rencana ini jadi mengambang setelah PSSI dan PT LIB menggelar pertemuan dengan perwakilan klub di Yogyakarta, Selasa (13/10/2020).

Meski sepakat melanjutkan kompetisi, faktanya setelah pertemuan itu, sejumlah klub ramai-ramai meliburkan pemainnya. Termasuk PSM yang awalnya tetap melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta pasca pengumuman penundaan kompetisi. “Tim diliburkan 1-2 pekan ke depan sambil menunggu perkembangan,” terang Zuklifli.

Itulah mengapa Zulkifli berharap secepatnya ada kejelasan dari PSSI dan PT LIB terkait kompetisi. Zulkifli tak mempermasalahkan soal skema atau format kompetisi yang penting tetap digelar. “Saat ini, saya dan pemain lainnya bimbang dengan simpang siurnya kejelasan jadwal baru Liga 1 2020,” tegas Zulkifli.

Meski belum ada kejelasan soal kelanjutan Shopee Liga 1 2020, Zulkifli Syukur mengungkapkan para pemain PSM tetap antusias menjalankan program latihan yang diberikan tim pelatih selama tim diliburkan.

Zulkifli menambahkan, seluruh pemain juga sudah diwanti-wanti untuk menjaga kondisi masing-masing. “Diharapkan, setelah kembali berlatih bersama, kondisi pemain tetap fit dan ini juga memudahkan pelatih dalam menyusun program latihan nantinya,” terang Zulkifli.

Pada kesempatan ini, Zulkifli kembali menegaskan dirinya belum mau memikirkan untuk pensiun sebagai pemain meski sudah berusia 36 tahun. Bek yang mengantar Arema Indonesia meraih trofi juara Liga Super Indonesia 2009-2010 ini tak ingin gantung sepatu sepanjang tenaganya masih dibutuhkan.

“Saya masih ingin terus berkiprah di sepak bola Indonesia. Untuk saat ini, saya masih fokus jadi pemain. Kita lihat saja perkembangannya,” pungkas Zulkifli yang sudah mengikuti kursus kepelatihan lisensi B-AFC ini.