Liga Belum Jelas, Persebaya Ubah Sesi Latihan Jadi Fun Training

Ketidakpastian lanjutan Liga 1 2020 membuat Persebaya Surabaya mengubah sesi latihan menjadi serangkaian fun game untuk menjaga suasana hati Rendi Irwan dan kawan-kawan.

“Saya merubah materi latihan karena mendapatkan informasi kompetisi belum tentu dilanjutkan di bulan November,” kata pelatih Persebaya, Aji Santoso, pada Senin (19/10/2020).

“Pemain latihan fun saja, main handball, latihan rugbi, dan terakhir bermain normal di area yang sempit,” tutur dia.

Aji Santoso tak menampik penundaan lanjutan Liga 1 2020 turut berpengaruh terhadap mental pemain.

Seperti diketahui, nasib kelanjutan Liga 1 2020 masih simpang siur karena terbentur izin Polri.

Ada rasa kecewa yang dirasakan yang berimbas pada suasana hati pemain saat menjalankan latihan.

“Tujuannya agar pemain happy, karena saya lihat mentalitas mereka sedang turun dengan kompetisi yang belum jelas kapan diputarnya ini,” ucap pelatih berusia 50 tahun itu.

Simpang siur jadwal lanjutan Liga 1 2020 membuat pelatih berencana kembali meliburkan tim.

Akan tetapi, Aji Santoso memastikan untuk satu pekan ke depan, kegiatan tim masih akan berlanjut seperti biasa.

Rencana tersebut pun sudah dikomunikasikan dengan pihak manajemen Persebaya.

“Namun, kami sudah berkomunikasi dengan manajemen bahwa satu pekan ke depan masih ada kegiatan. Jadi, tidak anak-anak tidak langsung kami liburkan,” tutur mantan pelatih Arema FC itu.

“Saya sudah berkomunikasi dengan manajer Pak Candra, dengan manajemen, bahwa kami masih ada kegiatan satu minggu ke depan,” tutur Aji.

Satu hal yang pasti, Aji Santoso tak bosan mengingatkan kembali anak asuhnya mengenai profesionalisme.

Dalam kondisi apa pun, pemain harus menjaga marwah bahwa mereka adalah seorang pemain sepak bola profesional yang memiliki kewajiban.

Yang jelas saya tahu kondisi mentalitas anak-anak sedikit turun, tetapi pemain harus sadar bahwa mereka profesional. Dalam libur pun mereka juga masih menerima hak-hak mereka. Untuk itu, mereka harus tetap menjaga kondisi.”

“Walaupun nanti kami liburkan, mereka harus bisa menjaga kondisinya sendiri. Ketika kembali, mereka dalam kondisi yang tidak terlalu drop,” ujar Aji Santoso.