Barito Putera Liburkan Pemain Hingga 14 November, Sinyal Kompetisi Mundur Lagi?

Kesebelasan Barito Putera meliburkan pemainnya dari aktivitas latihan bersama hingga 14 November dan kondisi tersebut seolah memberi sinyal bahwa kompetisi tidak akan dilanjutkan pada 1 November sebagaimana rencana awal PSSI.

Dikutip dalam laman resmi klub, Sabtu, keputusan meliburkan pemain hingga November berdasarkan keputusan bersama antara jajaran manajemen maupun pelatih. Apalagi pihak kepolisian belum memberikan lampu hijau penyelenggaraan dengan dalih penularan COVID-19 yang masih masif serta dekat dengan Pilkada serentak.

“Para pemain diharapkan untuk menjaga kondisi kebugaran selama libur karena pada saat kembali berkumpul kita tidak perlu fokus latihan fisik lagi. Jadi bisa langsung menggelar sesi latihan taktikal,” kata pelatih Barito Djadjang Nurdjaman.

Sebelumnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memiliki tiga opsi penyelenggaraan berdasar hasil pertemuan dengan seluruh klub Liga 1 beberapa hari lalu. Pertama kembali menggulirkan kompetisi pada 1 November 2020 dan selesai pada Maret 2021.

Jika tanggal 1 November tidak diizinkan, PSSI akan membuat skema dan jadwal baru, yakni pada 1 Desember 2020. Ini semua PSSI lakukan karena aspirasi klub yang ingin kompetisi kembali digelar.

Akan tetapi, kalau harus dimulai pada 1 Januari 2021 kompetisi amat mungkin agar digelar 2 wilayah karena keterbatasan waktu. Sebab pada Mei-Juni 2021 PSSI punya hajatan besar, yakni Piala Dunia U-20.

Menanggapi hal tersebut, Djanur mendesak agar federasi dan operator segera memutuskan nasib kompetisi dan tak membiarkannya terombang-ambing. Pasalnya, kejelasan status kompetisi akan berdampak pada rencana program tim Laskar Antasari.

‚ÄúSemoga liga dapat terealisasi dan tidak ditunda lagi agar tidak mempengaruhi kebugaran tim,” kata dia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.