Keberangkatan Pelatih PSS Sleman ke Indonesia Diiringi Kekhawatiran

Pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, akhirnya telah melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan untuk terbang ke Indonesia.

Selain telah mendapat visa dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hong Kong, Dejan Antonic juga telah melakukan tes Covid-19.

Dejan menyebut, dia sudah bisa terbang ke Indonesia pada akhir pekan ini, yakni antara Sabu (17/10/2020) atau Minggu (18/10/2020).

“Visa sudah oke. Semuanya sudah ada di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hong Kong pada Senin (12/10/2020). Saya juga sudah mengurus semua surat-surat,” kata Dejan Antonic, Jumat (16/10/2020).

“Kemarin, Rabu (14/10/2020), saya juga sudah menjalankan tes Covid-19. Semoga antara Sabtu atau Minggu sudah bisa berangkat ke Jogja,” ia menambahkan.

Hal ini jelas membuat pelatih kelahiran Serbia itu gembira. Sebab, akhirnya dia bisa kembali bersua dengan anak asuhnya.

Pasalnya, selama ini Dejan tertahan di Hong Kong dan tak bisa memimpin langsung sesi latihan yang dilakoni Bagus Nirwanto dan kawan-kawan.

Meskipun demikian, ada satu perasaan yang mengganjal di hati pelatih berusia 51 tahun itu saat hendak terbang ke Indonesia.

Itu tak lepas dari ketidakjelasan masa depan kompetisi Liga 1 2020 yang sampai saat ini belum mendapat izin dari pihak kepolisian.

Pasalnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebelumnya telah menegaskan tak akan mengeluarkan izin keramaian selama masa Pilkada serentak dan pandemi Covid-19.

Padahal, seluruh klub Liga 1 bersama PSSI dan PT LIB telah sepakat untuk melanjutkan kompetisi pada 1 November mendatang.

Dejan menyebut, nasib Liga 1 2020 yang masih abu-abu ini bakal menyulitkan dirinya merancang program latihan tim PSS Sleman.

“Ini belum 100 persen jelas kapan kompetisi akan dimulai. Tentu saja ini memengaruhi program latihan yang sudah disusun,” kata Dejan.