Apa Kabar Jairon Feliciano? Striker Mematikan Persebaya di ISL

Siapa tak kenal dengan Jairon Feliciano Damasio, khususnya suporter Persebaya Surabaya, Bonek dan Bonita? Pemain asal Brasil yang berposisi sebagai striker ini dikenal sangat mematikan apabila berada di area kotak penalti lawan.

Jairon Feliciano juga berhasil membawa Persebaya promosi ke ISL musim 2009 silam, setelah mengalahkan PSMS Medan melalui drama adu penalti dalam babak playoff yang berlangsung di Stadion Siliwangi, Bandung pada Selasa (30/09/09).

Tak cukup sampai di situ saja, Jairon Feliciano saat membela Bajul Ijo merupakan pemain yang menjadi ujung tombak mereka. Ya, ujung tombak yang disematkan oleh suporter Persebaya itu berhasil dia buktikan melalui produktivitas gol sebanyak 12 gol.

Nah, dari total gol yang berhasil dibuatnya itu siapa sangka banyak dari suporter yang meragukan penampilan pemain kelahiran 21 April 1981 ini. Sebab pada laga perdana di putaran kedua divisi utama dia terlihat tampil kurang meyakinkan.

Arcan Iure, pelatih Persebaya saat itu, memutuskan untuk menduetkan Jairon Feliciano dengan Bataoum Roger. Keduanya tampil saat Persebaya menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora 10 November pada Senin (16/02/09) silam.

Tapi hal tersebut tidak dia risaukan, malahan membuatnya menjadi motivasi dan berhasil tampil maksimal bersama Bajul Ijo. Sayangnya di puncak produktivitasnya bersama klub asal Kota Pahlawan ini, Jairon hengkang. Ya, pemain ini tidak lama membela Persebaya hanya satu musim saja yakni 2008 hingga 2009.

Setelah dari Persebaya, dia melanjutkan karier sebagai pemain sepak bola ke Persema Malang 2009-2011, Perseman Manokwari 2011 dan Persibo Bojonegoro 2012.

Saat membela klub berjuluk Angling Dharma ini dia berhasil mempersembahkan juara Piala Indonesia sekaligus musim terakhirnya berkarier di Indonesia. Jairon selanjutnya memilih berkarir di klub Arab Saudi, Al Nasr, selama dua musim yakni 2013-2015.

Dari sana sudah tak ada kabar lagi bagaimana mantan pemain Persebaya itu sekarang, apakah masih aktif sebagai pemain sepak bola atau pelatih. INDOSPORT baru-baru ini menghubungi pemain berkepala plontos ini soal kariernya.

Ternyata saat ini dirinya masih berkecimpung di dunia sepak bola, namun tidak sebagai pemain atau pelatih. Jairon memilih banting setir menjadi agen pemain dan memilih menetap di Dubai.

“Halo apa kabar, saya sekarang berada di Dubai dan menjadi agen sepak bola,” kata Jairon Feliciano.

“Saya sudah tinggal 1 tahun dan mungkin lebih. Sekarang saya tinggal di Moskow, Russia dan bekerja dengan federasi sepak bola Rusia,” jelas pemilik nomor punggung 9 di Persebaya itu.

Ternyata meskipun sudah 12 tahun berpisah dengan Persebaya, nyatanya Jairon saat disinggung soal mantan klubnya ini masih memiliki kenangan. “Sangat senang bermain di Indonesia. Saya memiliki pengalaman yang luar biasa di sana, saya suka dengan Persebaya,” ungkapnya.

“Tapi sayang sampai sekarang banyak orang tidak mengerti kenapa saya pindah dari Persebaya. Zaman saya masih di Persebaya, masih banyak bermasalah dengan uang dan pembayaran,” lanjutnya.

Meskipun punya kenangan kurang baik lantaran Persebaya saat itu bermasalah finansial, Jairon saat disinggung ada niat untuk kembali ke Bajul Ijo.

“Tentu saja, di sana suporter sangat banyak, karena Surabaya juga kota besar. Saya ingin memberikan dukungan tapi untuk sebagai pelatih tidak,” tutupnya.

Adapun alasan dirinya ingin kembali adalah suporter Persebaya, Bonek dan Bonita. Baginya atmosfer suporter di Surabaya sama dengan atmosfer suporter Brasil yang sangat fanatik dengan sepak bola.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.